Connect With Us

400 Nelayan di Pakuhaji Tangerang Dapat Bantuan Fasilitas Penangkapan Ikan

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 1 Mei 2024 | 19:36

Penyerahan bantuan sarana dan prasarana penangkapan ikan kepada ratusan nelayan di Desa Surya Bahari, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Selasa 30 April 2024 (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Ratusan nelayan di Desa Surya Bahari, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang mendapat bantuan sarana dan prasarana penangkapan ikan dari pemerintah daerah setempat.

Berdasarkan data Dinas Perikanan Kabupaten Tangerang terdapat 14 kelompok dan 400 orang nelayan yang diberikan bantuan, pada Selasa 30 April 2024.

Bantuan ini di antaranya berupa Mesin kapal 24 PK sebanyak 40 unit, alat tangkap Bubu sebanyak 4.588 unit, Jaring Rampus sebanyak 185 unit, Cool Boks (wadah pendingin ikan di kapal) 160 unit, Alat bantu pencari ikan (fish finder) 25 unit.

Selain itu, Pemkab Tangerang juga memberikan bantuan solar kepada 300 nelayan sebanyak 150 liter per orang, serta pertalite kepada 23 nelayan masing-masing mendapat 100 liter.

Kemudian, mereka juga mendapatkan sarana prasarana alat pengolahan ikan khusus berupa kios pemasaran, 4 unit kontainer dan sarana pengolahan 2 sebanyak paket.

"Bantuan juga diberikan kepada kelompok budidaya ikan berupa 2 unit kolam terpal," ujar Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Tangerang Jaenudin.

Dengan adanya bantuan ini, diharapkan para nelayan dapat meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil tangkapan mereka, sehingga nantinya dapat memberikan kontribusi positif bagi perekonomian daerah. 

"Mari kita manfaatkan kesempatan ini, untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah masyarakat dan nelayan," pungkas Jaenudin.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menyampaikan, bantuan ini diberikan sebagai bentuk komitmen pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan para nelayan. 

Selain itu juga, untuk mendorong produktivitas para nelayan. Mengingat, nelayan merupakan mata pencaharian bagi masyarakat yang ada di wilayah Pantura dan merupakan tulang punggung perekonomian disektor perikanan.

"Nelayan adalah pahlawan pangan yang berjasa dalam menyediakan protein bagi masyarakat. Oleh karena itu, sudah sewajarnya kita membantu mereka, untuk meningkatkan hasil tangkapan ikan dan kesejahteraan mereka," ucapnya.

Ia juga menyampaikan, nelayan, pembudidaya ikan, pengolah dan pemasar produk perikanan juga menjadi ujung tombak pendukung keberhasilan sektor perikanan. 

Karena itu, dukungan dan bantuan dari Pemkab Tangerang dirasakan sangat penting agar memberikan semangat baru serta peluang pengembangan usaha penangkapan ikan.

"Bantuan ini diharapkan dapat membantu para nelayan untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi dalam kegiatan penangkapan ikan," ucapnya.

AYO! TANGERANG CERDAS
Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 08:18

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengklaim siswa dari keluarga kurang mampu memiliki peluang lebih besar untuk masuk sekolah yang diinginkan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.

SPORT
Carlos Pena Bongkar Titik Lemah Persita Usai Dibantai Persijap

Carlos Pena Bongkar Titik Lemah Persita Usai Dibantai Persijap

Rabu, 13 Mei 2026 | 12:47

Pelatih Carlos Pena mengakui Persita Tangerang sedang menghadapi masalah serius di lini depan setelah kekalahan telak 0-3 dari Persijap Jepara pada pekan ke-32 BRI Super League 2025/26 di Banten International Stadium.

KAB. TANGERANG
Terinspirasi Sosok Bupati Tangerang, Bayi di Sepatan Diberi Nama Moch. Maesyal Rasyid

Terinspirasi Sosok Bupati Tangerang, Bayi di Sepatan Diberi Nama Moch. Maesyal Rasyid

Jumat, 15 Mei 2026 | 14:00

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mendatangi rumah seorang bayi di Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, yang diberi nama sama persis dengan dirinya, Kamis, 14 Mei 2026.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill