Connect With Us

Viral, Warga Hancurkan Makam Keramat Tempat Ritual di Solear Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 13 Mei 2024 | 15:17

Sejumlah warga dan santri menghancurkan makam keramat di TPU Dukuh Gede, Kampung Cirende, Desa Cikarea, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, viral di sosial media, Jumat 10 Mei 2024, lalu. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Sebuah video yang memperlihatkan sejumlah warga menghancurkan bangunan diduga makam keramat di TPU Dukuh Gede, Kampung Cirende, Desa Cikarea, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, viral di sosial media.

Berdasarkan informasi, peristiwa itu terjadi pada Jumat 10 Mei 2024, sekitar pukul 13.20 WIB. Dalam video yang beredar terlihat warga bersama para santri setempat merobohkan bangunan berwarna hijau tersebut.

Dalam narasi video, disebutkan makam keramat bernama Makam Mas Jenggot tersebut sudah ada sejak tahun 2018. 

Namun semakin ke sini, makam terus dibangun menjadi seperti keraton tanpa adanya izin dari sesepuh maupun warga setempat.

Setelah diusut ternyata makam itu palsu, cuma diubat-buat untuk mencari keuntungan dari peziarah.

Warga sekitar yang resah dengan aktifitas di makam tersebut akhirnya melakukan rapat dengan ustaz dan memutuskan untuk merobohkannya.

BANDARA
Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Jumat, 16 Januari 2026 | 22:13

Komisi VII DPR RI memberikan teguran terkait masalah banjir, kemacetan hingga delay penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Masalah klasik ini dinilai dapat menghambat kemajuan pariwisata Indonesia.

WISATA
Long Weekend, Polisi Berlakukan Ganjil Genap di Jalur Puncak 15–18 Januari 2026 

Long Weekend, Polisi Berlakukan Ganjil Genap di Jalur Puncak 15–18 Januari 2026 

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:15

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bogor memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa sistem ganjil genap di Jalur Puncak, Bogor, Jawa Barat, selama akhir pekan panjang, terhitung Kamis hingga Minggu, 15–18 Januari 2026.

OPINI
Miras dan Prostitusi Sumber Malapetaka, Bukan Sumber Pendapatan Asli Daerah

Miras dan Prostitusi Sumber Malapetaka, Bukan Sumber Pendapatan Asli Daerah

Senin, 19 Januari 2026 | 15:43

Demi meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah), Pemerintah Kota melalui DPRD nya melakukan rencana untuk melegalisasi miras dan prostitusi dengan rencana akan merevisi undang-undang tentang larangan miras dan prostitusi.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill