UU PPRT Resmi Berlaku, Cegah Eksploitasi hingga Pelecehan ART
Rabu, 22 April 2026 | 19:15
Pemerintah bersama DPR RI menyepakati Rancangan Undang-Undang Pelindungan Pekerja Rumah Tangga (RUU PPRT) disahkan menjadi undang-undang.
TANGERANGNEWS.com- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang telah melaksanakan salat Iduladha di Masjid Agung Al-Amjad, Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Tangerang, Tigaraksa, pada Senin, 17 Juni 2024.
Dalam kesempatan itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid hadir mewakili Penjabat Bupati Tangerang.
Maesyal Rasyid menekankan, Idul Adha mengandung makna hubungan vertikal dengan Allah SWT serta hubungan horizontal dengan sesama manusia.
"Juga menanamkan rasa kebersamaan, saling menolong, dan kesetiakawanan sosial yang tercermin dalam tindakan dan perilaku sehari-hari," ujarnya.

Ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus meningkatkan keteguhan iman, ketaatan, serta meneladani pengorbanan Nabi Ibrahim AS dan putranya, Nabi Ismail AS, dalam upaya membangun Kabupaten Tangerang yang lebih maju dan sejahtera.
Pada kesempatan ini, ia juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang untuk bersama-sama berdoa agar para jamaah haji asal Kabupaten Tangerang dan seluruh jamaah haji Indonesia yang sedang menunaikan ibadah di Mekah senantiasa diberikan kekuatan, kesabaran, perlindungan, dan ampunan dari Allah SWT.
"Semoga mereka dapat menunaikan seluruh rangkaian ibadah haji serta kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur dan mabrurah," ucapnya.
Sebagai tambahan, Pemkab Tangerang setiap tahunnya rufin mendistribusikan 30 ekor sapi kurban untuk diberikan kepada 29 kecamatan dan 1 ekor untuk Masjid Agung Al-Amjad di Puspemkab Tigaraksa pada Hari Raya Iduladha.
Pemerintah bersama DPR RI menyepakati Rancangan Undang-Undang Pelindungan Pekerja Rumah Tangga (RUU PPRT) disahkan menjadi undang-undang.
TODAY TAGPresiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.
-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews