3 Festival Ini Digelar di Kota Tangerang Sepanjang Juli 2026
Jumat, 3 Juli 2026 | 16:36
Bulan Juli 2026, Kota Tangerang akan diramaikan dengan tiga event akbar yakni Festival Cisadane, Festival Kali Sabi, dan Halal Fest 2.
TANGERANGNEWS.com- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang telah melaksanakan salat Iduladha di Masjid Agung Al-Amjad, Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Tangerang, Tigaraksa, pada Senin, 17 Juni 2024.
Dalam kesempatan itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid hadir mewakili Penjabat Bupati Tangerang.
Maesyal Rasyid menekankan, Idul Adha mengandung makna hubungan vertikal dengan Allah SWT serta hubungan horizontal dengan sesama manusia.
"Juga menanamkan rasa kebersamaan, saling menolong, dan kesetiakawanan sosial yang tercermin dalam tindakan dan perilaku sehari-hari," ujarnya.

Ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus meningkatkan keteguhan iman, ketaatan, serta meneladani pengorbanan Nabi Ibrahim AS dan putranya, Nabi Ismail AS, dalam upaya membangun Kabupaten Tangerang yang lebih maju dan sejahtera.
Pada kesempatan ini, ia juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang untuk bersama-sama berdoa agar para jamaah haji asal Kabupaten Tangerang dan seluruh jamaah haji Indonesia yang sedang menunaikan ibadah di Mekah senantiasa diberikan kekuatan, kesabaran, perlindungan, dan ampunan dari Allah SWT.
"Semoga mereka dapat menunaikan seluruh rangkaian ibadah haji serta kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur dan mabrurah," ucapnya.
Sebagai tambahan, Pemkab Tangerang setiap tahunnya rufin mendistribusikan 30 ekor sapi kurban untuk diberikan kepada 29 kecamatan dan 1 ekor untuk Masjid Agung Al-Amjad di Puspemkab Tigaraksa pada Hari Raya Iduladha.
TODAY TAGBulan Juli 2026, Kota Tangerang akan diramaikan dengan tiga event akbar yakni Festival Cisadane, Festival Kali Sabi, dan Halal Fest 2.
Pergerakan harga Bitcoin kembali menjadi perhatian setelah sejumlah analis menemukan sinyal teknikal yang dinilai cukup menjanjikan.
Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews