Connect With Us

Sekda Tangerang Geram Dikelabui Pelaku Usaha Warnet di Teluk Naga

Tim TangerangNews.com | Senin, 14 Februari 2022 | 09:33

Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang Moch. Maesyal Rasyid (kiri) saat melakukan pemantauan penerapan PPKM Level 3 di sebuah warnet. (@TangerangNews / Viva)

TANGERANGNEWS.com-Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang Moch. Maesyal Rasyid geram dengan ulah pelaku usaha warung internet (warnet) yang tidak mentaati aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 di wilayahnya.

Saat itu, seperti dilansir dari TvOne, Maesyal beserta jajaran pada Sabtu malam 12 Februari 2022, tengah melakukan pemantauan penerapan PPKM Level 3 sesuai dengan Instruksi Bupati. 

Ketika berada di wilayah Jalan Tanjung Pasir, Kecamatan Teluk Naga, Kabupaten Tangerang, ia mendapati banyak tempat usaha yang masih buka. Padahal saat itu sudah pukul 22.00 WIB, yang mana dalam aturan PPKM Level 3 dibatasi hingga pukul 21.00 WIB.  

Salah satu tempat usaha yang masih buka, yakni warnet diminta untuk tutup lantaran sudah melewati batas jam operasional PPKM level 3. Seusai memberikan imbauan, ia pun melanjutkan pemantauan ke lokasi lainnya.

Namun ternyata, saat Maesyal kembali ke lokasi awal, warnet tersebut masih tetap buka bahkan malah semakin ramai. Mendapati hal tersebut, ia marah besar karena merasa telah dikelabui oleh pengelola warnet yang membandel.

"Tadi kamu sudah saya imbau tutup, terus sudah dimatiin lampunya, kenapa sekarang masih buka? malah makin ramai. Kalau begini, saya minta saja pihak Polres untuk angkut saja barang-barangnya ini," ujar Maesyal, Sabtu 12 Februari2022 malam.

Mendapat ancaman seperti itu karena melanggar, pengelola warnet yang ketakutan langsung membubarkan para pengunjung warnet. Petugas TNI-Polri yang turut mendampingi Maesyal turut membantu menutup lokasi itu. "Engga ada larangan (usaha), tapi kalau sudah waktunya, ya segera tutup," tegas Maesal.

Secara keseluruhan, menurut Maesyal, para pengusaha atau pedagang mau mengikuti imbauan untuk segera menutup usahanya karena sudah melewati jam operasional. "Rata-rata sudah mau mengikuti ketika diberikan imbauan. Dan dalam PPKM Level 3 ini, ada sanksi, tapi kita lebih tekannya untuk sosialisasi dan imbauan,” tutur dia.

Lebih jauh Maesyal juga berharap dalam dua pekan ini angka kasus Covid-19 di wilayahnya bisa segera turun.

TANGSEL
Uang Palsu Rp36 Miliar Kualitas Tinggi Dicetak di Pergudangan Tangsel, Dilengkapi Fasilitas Canggih

Uang Palsu Rp36 Miliar Kualitas Tinggi Dicetak di Pergudangan Tangsel, Dilengkapi Fasilitas Canggih

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:59

Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya membongkar sindikat produksi uang palsu di kawasan Pergudangan Industri Taman Tekno, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

BISNIS
Perkuat Ekosistem Ritel, Joysparks Group Siapkan Gerai Baru di Tangerang

Perkuat Ekosistem Ritel, Joysparks Group Siapkan Gerai Baru di Tangerang

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:29

Setelah hampir dua dekade bertumbuh di industri ritel Indonesia, PT Star Maju Sentosa secara resmi memperkenalkan Joysparks Group sebagai identitas korporat baru yang menaungi seluruh portofolio bisnis perusahaan.

OPINI
Meritokrasi Tanpa Jiwa

Meritokrasi Tanpa Jiwa

Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33

Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.

BANTEN
Atasi Krisis Dokter Spesialis, Dinkes Banten Gunakan Rontgen Portabel Berbasis AI untuk CKG

Atasi Krisis Dokter Spesialis, Dinkes Banten Gunakan Rontgen Portabel Berbasis AI untuk CKG

Minggu, 23 Agustus 2026 | 19:18

Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten menggunakan teknologi rontgen portabel yang dilengkapi Artifisial Intelligence (AI) untuk melakukan analisis penyakit dalam yang dialami masyarakat dalam program Cek Kesehatan Gratis (CKG).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill