Connect With Us

Sekda Tangerang Minta Birokrat Bekerja Efisien

Advertorial | Senin, 7 Mei 2018 | 21:00

Suasana saat apel pagi pegawai lingkup Pemerintah kota Tangerang di lapangan apel Puspemkot Tangerang, Senin (7/5/2018). (@TangerangNews.com / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Sekretaris Daerah Kota Tangerang Dadi Budaeri, meminta kepada seluruh birokrat Pemkot Tangerang untuk dapat mempersiapkan diri dalam menghadapi tantangan dalam memberikan pelayanan yang paripurna kepada warga kota Tangerang.

Hal itu disampaikannya saat memimpin apel pagi pegawai lingkup Pemerintah kota Tangerang di lapangan apel Puspemkot Tangerang, Senin (7/5/2018).

"Jumlah pegawai yang keluar dengan yang kemungkinan masuk ke Kota Tangerang perbandingannya sangat tidak seimbang. Kalau kita tidak siap, efeknya kita yang akan kerepotan nantinya," jelasnya.

Lebih lanjut, Sekda meminta agar seluruh OPD yang sifatnya pelayanan back office dapat mempersiapkan pelayanannya melalui sistem aplikasi.



"Dalam kurun waktu dua tahun ke depan aplikasinya harus sudah disiapkan, dan Dinas Kominfo yang jadi leading sectornya," ungkap Dadi.

Dalam kesempatan tersebut, Sekda juga menggarisbawahi tentang pentingnya disiplin pegawai yang perlu diperhatikan oleh ASN terutama di kota Tangerang.

"Hari ini cukup banyak juga yang DL, kalau masih bisa apel lebih baik ikut dulu, karena ini kan juga kewajiban sebagai ASN," tukas Sekda.(DBI/RGI)

BANTEN
Atlet Pengidap Asma Tetap Bisa Berprestasi, Ini Kuncinya Menurut Dokter

Atlet Pengidap Asma Tetap Bisa Berprestasi, Ini Kuncinya Menurut Dokter

Sabtu, 28 Februari 2026 | 07:14

Latihan fisik merupakan bagian tak terpisahkan dari kehidupan atlet. Namun bagi yang memiliki asma, aktivitas dengan intensitas tinggi dapat memicu gangguan pernapasan yang berdampak langsung pada performa.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

TANGSEL
KPK Geledah Safe House di Ciputat, Sita Koper Isi Rp5,19 Miliar Kasus Suap Pejabat Bea Cukai

KPK Geledah Safe House di Ciputat, Sita Koper Isi Rp5,19 Miliar Kasus Suap Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 28 Februari 2026 | 18:16

Penyidik KPK menemukan lima koper berisi uang tunai senilai lebih dari Rp5,19 miliar yang disembunyikan di sebuah rumah aman (safe house) di kawasan Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill