Connect With Us

Waduh, Ada Hewan Kurban Berpenyakit Cacing Hati di Kabupaten Tangerang 

Fahrul Dwi Putra | Rabu, 19 Juni 2024 | 07:30

Hewan kurban jenis sapi siap untuk dijual. (@TangerangNews / Faisal Fazri)

TANGERANGNEWS.com- Sebanyak delapan hewan kurban, terdiri dari satu kerbau dan tujuh sapi kedapatan memiliki penyakit cacing hati pada hari pertama Iduladha 1445 Hijriah, Senin, 17 Juni 2024, lalu.

"Kami mendapatkan laporan ditemukan ada manifes cacing hati (fasciola heoatica) pada hewan kurban," ujar Kabid Kesehatan Hewan dan Masyarakat Veteriner DPKP Kabupaten Tangerang Joko Ismadi dikutip dari RRI.co.id, Rabu, 19 Juni 2024.

Jumlah hewan berpenyakit hati tersebut ditemukan di beberapa lokasi tempat pemotongan hewan. Joko mengaku kecolongan meski pihaknya telah gencar melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban.

Adapun hewan kurban dengan penyakit tersebut telah dimusnahkan organ hatinya oleh tim kesehatan. Sedangkan, bagian daging lainnya masih layak dikonsumsi.

Joko menambahkan, hingga saat ini belum ada laporan tambahan terkait adanya hewan dengan penyakit.

Selain itu, dari pemeriksaan terhadap 32.184 ekor hewan kurban, yakni 8.344 ekor sapi, 40 ekor kerbau, 4.573 ekor kambing dan 19.227 ekor domba, hasilnya aman dari Antraks maupun penyakit mulut dan kuku (PMK).

Sementara itu, sebanyak 4.747 ekor hewan diantaranya 1.349 ekor sapi, 14 ekor kerbau, 847 ekor kambing dan 2.537 ekor domba telah dipotong di 26 kecamatan dengan 392 titik lokasi di Kabupaten Tangerang.

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

OPINI
Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:29

Bagi sebagian guru, kata “supervisi” masih terdengar seperti jadwal ujian: tegang, penuh persiapan dadakan, lalu lega ketika selesai. Padahal supervisi dirancang untuk membantu guru bertumbuh. Jika hanya berhenti pada pengisian instrumen

PROPERTI
Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:48

Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill