Connect With Us

Belajar dari Batalnya Lentera Festival, Simak Tips Memilih Event Musik Agar Tidak Tertipu

Fahrul Dwi Putra | Senin, 24 Juni 2024 | 10:04

Penonton melakukan pembakaran panggung event musik Lentera Festival akibat batal digelar, di Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Minggu 23 Juni 2024. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Event musik Lentera Festival batal digelar pada Minggu, 23 Juni 2024, usai diduga uang pembayaran kewajiban administrasi dibawa kabur oleh salah satu oknum panitia pelaksana.

Akibatnya, dua bintang tamu yang dijadwalkan manggung, yakni NDX AKA dan Guyon Waton memutuskan tidak jadi tampil dalam gelaran yang rencananya berlangsung di di Jalan Raya Pasar Kemis, Kelurahan Pasar Kemis, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang tersebut.

Sontak hal itu memicu kemarahan penonton lantaran sudah membayar tiket lewat online dengan harga tiket Rp135 ribu per orang. Namun, sesampainya di lokasi acara justru acara tidak dapat berjalan.

Para penonton yang tersulut emosi kemudian mengacak-acak dan membakar panggung tersebut.

Berikut beberapa tips yang bisa diterapkan agar terhindar dari penipuan saat memilih event musik.

1. Riset Siapa Penyelenggaranya

Langkah awal adalah mencari tahu kredibilitas penyelenggara event. Cari tahu apakah mereka memiliki pengalaman menyelenggarakan event serupa sebelumnya. 

Periksa media sosial dan ulasan online dari pengunjung event mereka sebelumnya. 

2. Perhatikan Line Up Artis

Pastikan line up artis yang tampil sesuai dengan genre musik yang kamu sukai. Lakukan riset singkat tentang artis-artis tersebut, apakah mereka benar-benar akan tampil di event tersebut. 

Perhatikan juga jika ada artis yang terkesan tidak masuk akal untuk tampil di event tersebut.

3. Cek Keaslian Tiket dan Cara Pembeliannya

Tiket resmi biasanya memiliki ciri-ciri keamanan yang jelas, seperti hologram, watermark, dan kode unik. Hindari membeli tiket dari calo atau website yang tidak resmi. 

Lakukan pembelian tiket melalui website resmi penyelenggara atau platform penjualan tiket terpercaya.

4. Waspada Terhadap Harga Tiket yang Terlalu Murah

Harga tiket yang jauh di bawah harga pasaran patut dicurigai. Penyelenggara bodong biasanya menawarkan harga tiket murah untuk menarik minat pembeli. Lakukan riset tentang harga tiket event serupa untuk mendapatkan gambaran yang realistis.

5. Cari Informasi dan Update Terbaru

Ikuti media sosial dan website resmi penyelenggara untuk mendapatkan informasi terbaru tentang event. Perhatikan pengumuman resmi terkait perubahan jadwal, lokasi, atau line up artis. Hindari informasi yang berasal dari sumber yang tidak jelas.

6. Laporkan Jika Menemukan Kejanggalan

Jika menemui kejanggalan terkait event, seperti informasi yang tidak jelas, tiket yang tidak resmi, atau tanda-tanda penipuan lainnya, segera laporkan kepada pihak berwenang. Bagikan informasi tersebut di media sosial atau komunitas pecinta musik untuk memperingatkan orang lain.

BISNIS
Cek Aplikasi MyTelkomsel, Poin Kini Bisa Ditukar Promo Ritel MAP Melalui MAPrivilege

Cek Aplikasi MyTelkomsel, Poin Kini Bisa Ditukar Promo Ritel MAP Melalui MAPrivilege

Kamis, 24 September 2026 | 21:05

Aplikasi MyTelkomsel kini menghadirkan program MAPrivilege yang menawarkan beragam promo diskon ekosistem ritel PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAP).

SPORT
Masih Tanpa Emas di Asian Games 2026, Indonesia Ketinggalan di Peringkat 23

Masih Tanpa Emas di Asian Games 2026, Indonesia Ketinggalan di Peringkat 23

Kamis, 24 September 2026 | 12:35

Persaingan klasemen medali Asian Games 2026 terus berubah seiring bertambahnya nomor pertandingan. Hingga Kamis 24 September 2026, Indonesia masih belum meraih medali emas dan berada di peringkat ke-23.

BANTEN
Polda Banten Segera Periksa Kasatpol PP Beserta Bukti Video dan Percakapan Dugaan Pelecehan Seskual

Polda Banten Segera Periksa Kasatpol PP Beserta Bukti Video dan Percakapan Dugaan Pelecehan Seskual

Kamis, 24 September 2026 | 20:45

Polda Banten menjadwalkan pemanggilan pemeriksaan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Tangerang Ana Supriyatna atas laporan dugaan kasus pelecehan seksual terhadap bawahannya berinisial B.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill