KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kabupaten Tangerang sempat mempertanyakan adanya dugaan keterlibatan Perumda Pasar Niaga Kerta Raharja (NKR) dalam penyerangan pedangan Pasar Kutabumi, Kecamatan Pasar Kemis.
Namun pihak Perumda Pasar bungkam tanpa menjawab klarifikasi saat Rembuk Guyub di Mako Polresta Tangerang, pada Jumat 6 Oktober 2023, kemarin.
"Pihak perumda hanya memaparkan regulasi, serta sekedar melayangkan kata maaf atas tindak pidana yang telah terjadi," kata Teguh Maulana, Sekjen DPC GMNI Kabupaten Tangerang, Minggu 8 Oktober 2023.
Teguh menyayangkan pihak Perumda NKR yang bungkam tersebut. Sedangkan yang pihaknya minta adalah klarifikasi berdasarkan temuan-temuan di lapangan tentang dugaan keterlibatan Perumda yang membayar preman.
Termasuk beberapa oknum kelompok ormas yang melakukan tindakan represif yang berujung pidana itu.
"Yang kami pertanyakan di sini, kata maaf merujuk kemana? Apakah sebatas itikad untuk menenangkan pedagang dan para korban, atau pengakuan suatu kesalahan?" tanya Teguh.
Dalam hal ini, GMNI mendesak Pemerintah Kabupaten Tangerang bertanggung jawab serta mengklarifikasi persoalan di Pasar Kutabumi, agar persoalan ini dapat terungkap.
"Keharusan pemerintah untuk bertanggungjawab serta mengklarifikasi," tandas Teguh.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGOperasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang dipastikan masih ditutup sementara hingga pukul 18.00 WIB, Senin 7 September 2026.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Brimob Polda Metro Jaya mengerahkan kendaraan taktis Armored Water Cannon (AWC) guna mengantisipasi sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau di berbagai wilayah.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews