Connect With Us

Pedagang Pasar Kutabumi Tangerang Minta Polisi Usut Otak Pelaku Penyerangan

Dimas Wisnu Saputra | Kamis, 5 Oktober 2023 | 02:29

Prihadi, salah satu pedagang Pasar Kutabumi yang menjadi korban penyerangan oleh kelompok diduga ormas, Kamis 5 Oktober 2023. (@TangerangNews / Dimas Wisnu Saputra)

TANGERANGNEWS.com-Pedagang Pasar Kutabumi, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang yang menjadi korban penyerangan dan penjarahan meminta polisi menangkap aktor intelektualnya.

Prihadi, salah satu pedagang mengatakan pihaknya belum puas terkait penangkapan yang dilakukan oleh Polresta Tangerang. Sebab, menurutnya dalang dari penyerangan yang diduga dilakukan kelompok ormas itu belum ditangkap.

"Belum puas, karena yang kami harapkan ialah aktor intelektual atau penyuruh lapangan itu yang harus ditahan," ucap Prihadi kepada Tangerangnews.com, Kamis 5 Oktober 2023.

Dirinya menyebut itu pihaknya tidak menuntut para pelaku di lapangan, karena mereka hanya menjadi korban dan dibayar.

"Memang keadaan sedang sulit siapapun dibayar pasti menerima," sebutnya.

Untuk itu, Prihadi meminta pihak Kepolisian menindak tegas sampai ke akar dalam insiden kekerasan di Pasar Kutabumi itu.

Namun sampai saat ini, Kapolresta Tangerang belum memberikan konfirmasi terkait dalang intelektualnya. Hanya saja, tiga orang yang dijadikan tersangka dan selebihnya menjadi saksi.

"DirOp dan mantan DirOp informasi-nya sudah dipanggil, namun beralasan sakit itu pun kami juga sangat menyayangkan," pungkasnya.

KOTA TANGERANG
Modus Gerebek Narkoba, Komplotan Polisi Gadungan Gasak Motor Warga di Kontrakan Tangerang

Modus Gerebek Narkoba, Komplotan Polisi Gadungan Gasak Motor Warga di Kontrakan Tangerang

Senin, 6 Juli 2026 | 22:01

Tim Opsnal Polsek Jatiuwung Polres Metro Tangerang Kota mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan dan pemerasan yang dilakukan komplotan polisi gadungan.

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

BANTEN
Gunung Anak Krakatau Status Siaga Level III, Masyarakat Dilarang Mendekat dalam Radius 3 Km

Gunung Anak Krakatau Status Siaga Level III, Masyarakat Dilarang Mendekat dalam Radius 3 Km

Sabtu, 4 Juli 2026 | 21:39

Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menaikkan tingkat aktivitas Gunung Api Anak Krakatau yang berlokasi di perairan Selat Sunda, di antara Pulau Jawa dan Sumatra, dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill