Mulai Dibangun, DPD RI Banten Bakal Punya Kantor Baru Senilai Rp10 Miliar
Rabu, 5 Agustus 2026 | 21:14
Pembangunan Kantor Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Provinsi Banten mulai berlangsung di Kota Serang, Rabu, 5 Agustus 2026.
TANGERANGNEWS.com- Grup musik Guyon Waton dan NDX AKA batal tampil dalam gelaran Lentera Festival di Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Minggu, 23 Juni 2024.
Keduanya batal tampil usai pihak panitia Lentera Festival diduga tidak menyelesaikan administrasi yang diperlukan.
Hal itu terlihat dalam surat penyataan yang diunggah akun resmi @lentera.festival dengan ketua pelaksana atas nama Muhammad Dian Permana.
Awalnya, pihak Lentera Festival akan menyanggupi penyelesaian kewajiban administrasi dengan batas waktu pukul 18.00 WIB.
Namun, hingga waktu yang ditentukan pihak panitia diduga belum menyelesaikan administrasi tersebut. Padahal, Guyon Waton dan NDX AKA sudah berada di Tangerang dan sempat melakukan cek sound.
"Jika kami Lentera Festival tidak dapat melaksanakan kewajiban (administrasi) tersebut maka NDX AKA dan Guyon Waton berhak tidak tampil di event Lentera Festival," demikian tulis surat pernyataan panitia pelaksana.
Untuk itu, Guyon Waton telah memutuskan untuk tidak jadi tampil dalam event yang digelar di Lapangan Sepak Bola Pasar Kemis itu.
"Dengan sangat berat hati kami batal manggung di acara lenterafest. Mohon maaf teman-teman semua," demikian tulis Guyon Waton dalam akun Instagram resminya.

Batalnya acara manggung NDX AKA dan Guyon Waton sontak menuai amarah dari para penonton yang merasa kecewa.
Bahkan, dalam video yang diterima TangerangNews.com, panggung Lentera Festival sampai dibakar diduga oleh penonton yang tersulut emosi.
Pembangunan Kantor Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Provinsi Banten mulai berlangsung di Kota Serang, Rabu, 5 Agustus 2026.
TODAY TAGSekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews