2 Penerbangan Dibatalkan Dampak Kabut Asap Karhutla, Bandara Soetta Siapkan Langkah Mitigasi
Jumat, 16 Oktober 2026 | 19:40
Bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia berdampak langsung pada sektor penerbangan.
TANGERANGNEWS.com- Penjabat (Pj) Bupati Tangerang Andi Ony mengklaim telah mengirimkan atlet-atlet terbaiknya untuk bersaing di Peparpeda VIII Tingkat Provinsi Banten.
Hal itu disampaikan Andi saat menghadiri pembukaan Pekan Paralympic Pelajar Daerah (Peparpeda) VIII Provinsi Banten, di Tangerang Convention Center, Kota Tangerang, pada Selasa, 2 Juli 2024.
"Kami mengirimkan atlet-atlet terbaik untuk mengikuti ajang Peparpeda ini dan siap berjuang maksimal untuk meraih prestasi terbaik demi Kabupaten Tangerang yang semakin gemilang," ujarnya.
Dia berharap Peparpeda VIII tingkat Provinsi Banten berlangsung lancar dan sportif, sehingga dapat menghasilkan atlet-atlet terbaik yang akan mewakili Banten di tingkat yang lebih tinggi.

Sementara itu, Staf Ahli Gubernur Banten, Agus Setiawan menambahkan, Peparpeda VIII Provinsi Banten merupakan puncak pembinaan olahraga pelajar disabilitas di provinsi ini yang diadakan dua tahun sekali. Ajang ini juga mempersiapkan atlet untuk Pekan Paralympic Pelajar Nasional tahun 2025.
Dijelaskannya, tujuan Peparpeda 2024 ialah untuk meningkatkan prestasi olahraga atlet pelajar disabilitas di Provinsi Banten, menyeleksi atlet disabilitas yang akan mewakili Banten di tingkat nasional, serta memperkuat kemampuan dan menjaga persatuan dan kesatuan.
Untuk diketahui, Peparpeda VIII berlangsung selama empat hari, mulai dari 2 hingga 5 Juli 2024, dan diikuti oleh atlet-atlet pelajar disabilitas dari berbagai kabupaten dan kota se-Provinsi Banten.
Bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia berdampak langsung pada sektor penerbangan.
TODAY TAGRibuan warga tumpah ruah di Kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Tangerang untuk menonton ajang Drag Race Bike Kejuaraan Provinsi Banten Piala Bupati Tangerang yang diselenggarakan oleh Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI)
Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews