Connect With Us

8 Tahun Kasus Dugaan Pembunuhan Gadis di Teluknaga Tangerang Belum Terungkap, Keluarga Minta Polisi Usut

Yanto | Selasa, 23 Juli 2024 | 16:25

Keluarga gadis korban dugaan pembunuhan di Desa Tanjung Pasir, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Selasa 23 Juli 2024. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Kasus dugaan pembunuhan terhadap gadis berinsial ED, 20, di Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, pada tahun 2016 lalu hingga kini belum terungkap.

Pihak keluarga pun meminta agar polisi untuk mengungkap kembali kasus itu lantaran adanya dugaan kejanggalan.

Diketahui, korban ED karyawan Indomaret di daerah Tangerang merupakan warga Desa Tanjung Pasir, Kecamatan Teluknaga. Ia tewas terkena tusukan benda tajam di bagian ketiak kanannya.

Jasad ED ditemukan tergeletak di lantai luar Indomaret Kampung Wates, Desa Kampung Melayu Timur, Kecamatan Teluknaga. Kemudian, ibu korban sudah melaporkannya ke Polsek Teluknaga.

Kuasa hukum keluarga korban, Sukmaringgit menyayangkan sejak tahun 2016 sampai 2024, kasus dugaan pembunuhan gadis 20 tahun ini belum juga terungkap dan pelakunya belum tertangkap.

Karena itu, ia meminta Polsek Teluknaga untuk mengungkap kasus kematian korban yang sampai saat ini belum ada kejelasannya di mata hukum.

“Kami minta polisi untuk ungkap kembali kasus yang terjadi di tahun 2016, karena klien kami sangat butuh keadilan dan kepastian hukum dari polisi,” ucap Sukmaringgit di kediaman korban, Selasa 22 Juli 2024.

Sukmaringgit juga mendorong Polsek Teluknaga untuk terus mengungkap dugaan pembunuhan yang sampai saat ini masih menjadi mister. Ia menduga kasus ini penuh dengan keanehan saat proses penanganan.

“Jadi pada dasarnya kami tim kuasa hukum ibu korban minta polisi serius untuk ungkap kasus ini, karena menurut analisa tim kami proses penanganannya ada kejanggalan-kejanggalan,” terangnya kesa.

Sukmaringgit mengatakan, bahwa dirinya bersama rekan akan segera mendatangi Polsek Teluknaga, untuk menanyakan proses perkembangan penanganan kasus pembunuhan anak kliennya.

“Kami secepatnya akan datang ke Polsek Teluknaga, kami akan menanyakan sejauh mana perkembangan dan progres kasus ini,” ujarnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Teluknaga IPTU Zainal Arifin mengaku pihaknya akan melakukan proses gelar perkara awal, untuk mengetahui kendala-kendala kasus tersebut yang selama ini belum terungkap.

“Kita mau gelar, kita ke kantor kita bedah bareng-bareng, kan kita tujuannya untuk ungkap kasusnya, orang tua korban sama kuasa hukumnya datangin nanti kita biar sama-sama ungkap,” ujarnya.

BANDARA
Teken MoU di Bandara Soetta, Citilink dan Krispy Kreme Luncurkan Layanan Kejutan Spesial bagi Penumpang

Teken MoU di Bandara Soetta, Citilink dan Krispy Kreme Luncurkan Layanan Kejutan Spesial bagi Penumpang

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:53

Maskapai penerbangan Citilink menghadirkan inovasi baru untuk memperkuat pengalaman terbang pelanggannya melalui kolaborasi strategis bersama Krispy Kreme Indonesia.

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TANGSEL
420 Pelanggaran Lalu Lintas Ditindak Selama Enam Hari Operasi Patuh Jaya 2026 di Tangsel

420 Pelanggaran Lalu Lintas Ditindak Selama Enam Hari Operasi Patuh Jaya 2026 di Tangsel

Senin, 2 November 2026 | 09:50

Sebanyak 420 pelanggaran lalu lintas tercatat selama enam hari pelaksanaan Operasi Patuh Jaya 2026 di wilayah hukum Polres Tangerang Selatan (Tangsel).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill