Connect With Us

Penutupan Pelintasan KRL di Cisauk Tangerang Dikeluhkan Warga

Yanto | Minggu, 28 Juli 2024 | 08:57

Penutupan jalur perlintasan kereta api di bawah Flyover Cisauk, Kabupaten Tangerang, Sabtu 27 Juli 2024. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Jalur perlintasan langsung (JPL) 95 di antara Stasiun Cisauk-Cicayur, Kabupaten Tangerang ditutup mulai Sabtu 27 Juli 2024, lantaran kerap menimbulkan kecelakaan.

Namun, penutupan pelintasan kereta rel listik (KRL) yang berada di bawah Flyover Cisauk itu, mendapat keluhan dari warga dan pengendara.

Gunawan pengemudi taksi online mengatakan hanya mengikuti aturan pemerintah jika memang perlintasan tersebut harus ditutup.

Namun, ia agak menyayangkan hal tersebut karena akan berdampak pada rute yang harus ia lewati saat mengantar penumpang.

"Pusing kalau jalur ditutup seperti ini, muternya jauh banget. Apalagi kalau penumpang tersebut posisi bukan di titik lokasi, belum lagi kalau lewat atas macet di jam-jam sore," ujarnya. 

Sementara Dinda, pedagang di dekat lokasi berharap pembeli tetap ramai meski jalur tersebut ditutup. Sebab, pembelinya kebanyakan adalah pengendara yang lewat.

"Semoga aja jualan saya di sini ramai walaupun ada penutupan, mungkin awal masih ramai, kita juga tidak tahu kedepannya nanti," jelasnya.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta Ixfan Hendriwintoko menjelaskan penutupan jalur perlintasan ini merupakan hasil rapat koordinasi yang dilakukan beberapa kali oleh Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas 1 Jakarta.

Telah diputuskan bahwa dengan beroperasinya Flyover Cisauk mulai 29 Desember 2023, JPL No. 95 yang berada di emplasemen Stasiun Cisauk akan dinonaktifkan.

"Mengingat setiap kejadian atau insiden di perlintasan antara kereta api dengan pengguna jalan tidak hanya menimbulkan korban material tetapi juga korban jiwa, mulai dari luka berat hingga meninggal dunia," ujarnya.

Menurutnya, hal ini terjadi karena rendahnya disiplin berlalu lintas dan semakin banyaknya perlintasan liar tanpa izin.

"Kami berharap semua stakeholder, baik yang terkait langsung maupun tidak langsung, ikut berpartisipasi dalam menjaga keselamatan di perlintasan sebidang jalur KA, serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan hal tersebut," jelasnya.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

AYO! TANGERANG CERDAS
PIN SPMB Kota Tangerang Belum Masuk WhatsApp? Orang Tua Diminta Cek Data Pendaftaran 

PIN SPMB Kota Tangerang Belum Masuk WhatsApp? Orang Tua Diminta Cek Data Pendaftaran 

Jumat, 5 Juni 2026 | 13:45

Sejumlah orang tua dan calon peserta didik di Kota Tangerang masih mengeluhkan PIN Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang belum diterima melalui WhatsApp.

KAB. TANGERANG
Asap Pabrik Peleburan Timah di Curug Tangerang Bikin Warga Kena ISPA dan Air Tanah Bau Besi

Asap Pabrik Peleburan Timah di Curug Tangerang Bikin Warga Kena ISPA dan Air Tanah Bau Besi

Sabtu, 6 Juni 2026 | 21:30

Warga Desa Kadu, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, mengeluhkan polusi udara dan pencemaran lingkungan yang diduga kuat ditimbulkan oleh aktivitas sebuah pabrik peleburan timah di wilayah mereka.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill