Connect With Us

Diduga Korban Tabrak Lari, Pengemudi Ojol Tewas di Pasar Kemis Tangerang

Yanto | Rabu, 7 Agustus 2024 | 18:52

Pengemudi ojol tewas diduga jadi korban kecelakan di Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Selasa 6 Agustus 2024. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Seorang pengemudi ojek online (ojol) berinisial RR, 22, tewas mengenaskan di Jalan Raya Cadas-Kukun dekat Sekolah Cordova, Desa Pengadegan, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.

Diduga RR menjadi korban tabrak lari kendaraan yang belum diketahui identitasnya.

Peristiwa tersebut terjadi pada hari Selasa 06 Agustus 2024, sekitar pukul 10.30 WIB. Awalnya RR yang mengendarai sepeda motor Honda Beat  nopol A-6679-OX melaju dari arah Cadas menuju Pasar Kemis.

"Sampai lokasi Rajeg, diduga korban terlibat kecelakaan lalu lintas dengan pengendara tidak dikenal. Korban berinisial RR meninggal dunia di lokasi," jelas Kanit Laka Lantas Polresta Tangerang Ipda Sofiudin Rabu 7 Agustus 2024.

Korban ditemukan dalam keadaan tergeletak di aspal dengan bersimbah darah di bagian kepala akibat luka berat. 

Selanjutnya, jenazah korban langsung di lakukan evakuasi ke RSUD Tobat Balaraja. Sementara kasus tabrak lari tersebut masih dalam penyelidikan Kepolisian.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

BISNIS
Novotel Tangerang Tawarkan Konsep Pernikahan Intimate hingga Outdoor untuk Gen Z

Novotel Tangerang Tawarkan Konsep Pernikahan Intimate hingga Outdoor untuk Gen Z

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:16

Tren pernikahan di kalangan generasi muda, khususnya Gen Z, mengalami pergeseran yang cukup signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill