Connect With Us

Pekerjakan Dibawah Umur, Pabrik Mainan Digerebek

| Selasa, 28 Juni 2011 | 19:14

Pabrik mainan anak-anak yang digerebek lantaran diduga memperkerjakan anak-anak dibawah umur. (tangerangnews / mar)

TANGERANG-Puluhan warga Kelurahan Kosambi Timur, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang melakukan unjuk rasa di sebuah halaman pabrik mainan anak-anak di kawasan Komplek Pergudangan Mutiara Kosambi 1 Blok  A6 nomor 9, Kelurahan Kosambi Timur, Kabupaten Tangerang Selasa (28/6/2011) siang.
 
Aksi warga itu dipicu karena ada dugaan pabrik mainan tersebut tidak memiliki ijin dan mempekerjakan anak di bawah umur.
 
Dalam aksinya, warga setempat melakukan orasi secara bergantian. Mereka menuntut agar fungsi asli bangunan tersebut dikembalikan sebagaimana mestinya.
 
Salah seorang warga, Marsani mengatakan, ia bersama warga lainnya sangat keberatan dengan keberadaan gudang mainan tersebut. Di samping tidak memiliki ijin, gudang ini sudah beralih fungsi menjadi tempat produksi mainan. Parahnya lagi warga juga menemukan belasan anak di bawah umur dipekerjakan sebagai karyawan pabrik tersebut.
 
“Kami meminta agar ijin gudang ini dikembalikan sebagaimana mestinya,” kata Marsani.

Dari pengamatan di lokasi, di dalam gudang tersebut memang terdapat puluhan pegawai yang tengah bekerja mengepaki mainan. Beberapa di antara mereka terlihat ada anak-anak yang masih berusia di bawah 15 tahun-an.


Salah seorang pegawai pabrik tersebut yang enggan menyebutkan namanya mengatakan, kalau gudang ini baru tiga minggu beroperasi.

Sementera itu Lurah Kosambi Timur Hasanudin SH, yang datang ke lokasi mengatakan, dirinya merasa kecolongan dengan keberadaan gudang yang mempekerjakan anak di bawah umur. Ia sangat menyesalkan sikap manajemen perusahaan yang mempekerjakannya. Hasanudin juga mengakui bahwa gudang tersebut tidak mempunyai ijin lingkungan. (ANG)

OPINI
Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Jumat, 18 September 2026 | 20:40

Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.

KOTA TANGERANG
Netizen Keluhkan Parkir Liar Getok Harga di Kawasan Kuliner Laksa Tangerang

Netizen Keluhkan Parkir Liar Getok Harga di Kawasan Kuliner Laksa Tangerang

Jumat, 2 Oktober 2026 | 13:45

Kawasan Kuliner Laksa di Jalan Moh. Yamin, Kota Tangerang mendadak jadi sorotan publik setelah keluhan soal parkir liar viral di media sosial.

BISNIS
Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Kamis, 1 Oktober 2026 | 20:07

Kawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.

KAB. TANGERANG
Pria Ditemukan Tewas dengan Usus Terburai di Sepatan, Diduga Korban Pembunuhan Bermotif Dendam

Pria Ditemukan Tewas dengan Usus Terburai di Sepatan, Diduga Korban Pembunuhan Bermotif Dendam

Sabtu, 3 Oktober 2026 | 22:18

Warga Kampung Bayur, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, dihebohkan oleh penemuan sesosok mayat pria pada Jumat malam 2 Oktober 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill