Connect With Us

Bethsaida Hospital Hadirkan Richard Wolf Piezolith 3000 Plus untuk Batu Ginjal, Ini Keunggulannya 

Fahrul Dwi Putra | Senin, 14 Oktober 2024 | 13:47

Alat perawatan pasien batu ginjal, Richard Wolf Piezolith 3000 Plus yang menggunakan teknologi ESWL (Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy) di Bethsaida Hospital Gading Serpong, Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Bethsaida Hospital Gading Serpong menghadirkan alat terbaru untuk perawatan batu ginjal, yakni Richard Wolf Piezolith 3000 Plus yang menggunakan teknologi ESWL (Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy).

Teknologi perawatan batu ginjal terbaru ini menjadi solusi yang lebih nyaman dan efektif bagi pasien, tanpa perlu tindakan bedah invasif.

Keunggulan Richard Wolf Piezolith 3000 Plus

1. Teknologi Piezoelektrik Canggih

Memanfaatkan gelombang kejut berbasis piezoelektrik, alat ini memberikan energi stabil dan terfokus guna memastikan keamanan dan keefektifan perawatan.

2. Pemantauan Real-Time

Posisi batu ginjal dipantau secara akurat menggunakan C-Arm dan USG, sehingga dokter dapat menentukan target dengan presisi.

3. Automatic Patient Positioning

Fitur ini memastikan posisi pasien sesuai, memudahkan proses dan menjamin keakuratan selama prosedur.

4. Bed dengan Pergerakan Halus

Tempat tidur pasien didesain untuk kenyamanan maksimal, mengurangi kecemasan selama tindakan.

5. Nyeri Minimal, Tanpa Anestesi

Proses penghancuran batu ginjal minim rasa nyeri, sehingga tidak memerlukan anestesi.

Dokter Spesialis Urologi Bethsaida Hospital dr. Donny Eka Putra, Sp.U (K) menjelaskan, teknologi ini dapat melakukan penghancuran batu ginjal dengan akurasi tinggi dan nyeri yang minimal. 

"Dengan alat baru ini, pasien jadi lebih nyaman saat menjalani prosedur. Teknologi yang kami pakai sekarang lebih modern dan bisa menghancurkan batu ginjal dengan lebih akurat, nyerinya juga lebih minim," ujar dokter Donny.

Namun, untuk kondisi batu yang kompleks, diperlukan beberapa tindakan lainnya, seperti PCNL atau RIRS.

Direktur Bethsaida Hospital dr. Pitono menambahkan, hadirnya teknologi ini memberikan kenyamanan bagi pasien selama pengobatan.

"Kami berusaha selalu memberikan yang terbaik, dan alat ini salah satu bukti nyata komitmen kami untuk meningkatkan kualitas layanan," katanya.

Kondisi yang Dapat Ditangani dengan ESWL

  • Batu ginjal dan ureter
  • Gejala seperti nyeri pinggang, nyeri saat buang air kecil, mual, muntah, dan hematuria (darah dalam urin).

Melalui teknologi ESWL, gelombang kejut menghancurkan batu ginjal menjadi partikel kecil yang dapat dikeluarkan melalui urin. Ini menjadi alternatif aman bagi pasien yang tidak bisa menjalani operasi.

KAB. TANGERANG
Asmara Terlarang Picu Pembunuhan Wanita yang Direkayasa Jadi Bunuh Diri di Pasar Kemis

Asmara Terlarang Picu Pembunuhan Wanita yang Direkayasa Jadi Bunuh Diri di Pasar Kemis

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:57

Jajaran Polresta Tangerang akhirnya mengungkap motif di balik kasus pembunuhan berencana terhadap seorang wanita berinisial R, 29, yang jasadnya ditemukan di sebuah rumah kontrakan di Kelurahan Kutabumi, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang

TOKOH
Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Kamis, 30 Juli 2026 | 14:28

Richard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANDARA
Spesifikasi Pesawat Airbus A380 Emirates yang Sempat Singgah ke Bandara Soekarno-Hatta, Bisa Terbang 15.000 Km Nonstop

Spesifikasi Pesawat Airbus A380 Emirates yang Sempat Singgah ke Bandara Soekarno-Hatta, Bisa Terbang 15.000 Km Nonstop

Senin, 10 Agustus 2026 | 12:55

Maskapai Emirates memiliki salah satu pesawat komersial terbesar di dunia, yakni Airbus A380 yang pada Sabtu, 8 Agustus 2026, lalu, sempat mendarat di Bandara Soekarno-Hatta

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill