Connect With Us

Wabah PMK di Kabupaten Tangerang Sebabkan Harga Sapi Anjlok dan Penjualan Sepi

Yanto | Selasa, 21 Januari 2025 | 21:22

Lapak sapi di Kabupaten Tangerang, Selasa 21 Januari 2025. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak membuat resah para penjual daging sapi di Kabupaten, Selasa 21 Januari 2025.

Sebab, wabah tersebut menyebabkan harga jual sapi di pasaran anjlok dan sepi pembeli.

Seperti yang diungkapkan Gunawan, peternak sapi di Kabupaten Tangerang. Menurutnya, untuk sapi berbobot 700 Kg yang sebelumnya seharga Rp36 juta, turun menjadi Rp29 juta.

Sedangkan sapi Bangkalan menjadi Rp15 jutaan dari harga sebelumnya Rp18 juta. 

"Harga sapi di pasaran anjlok parah, membuat penjualan sepi. Beruntungnya penjualan saya tidak terpengaruh sangat signifikan," ujarnya, Selasa 21 Januari 2025.

Dirinya berharap terhadap Pemerintah kabupaten Tangerang, melalui Dinkes Kesehatan untuk segera ambil tindakan supaya wabah tidak merebak dan penjual sapi tidak merasa ketakutan dengan wabah tersebut.

"Wabah PMK tahun 2025 sangat bahaya dibandingkan tahun sebelumnya, kalau tahun ini telat penanganan selama tiga hari, sapi bisa langsung mati," terang Gunawan.

Di sisi lain, pengetahuan para peternak tentang PMK masih sangat minim. Selama ini, ketika hewan ternaknya mengalami penyakit, Gunawan memberikan ramuan tradisional.

"Saat ada indikasi sapi sakit kita langsung sigap, biasanya gejalanya makan dan minum tidak nafsu atau lahap seperti biasanya. Kalau itu terjadi, kita pencegahan pertama beri jamu tradisional dan telur bebek. Jika masih belum membaik kita langsung mendatangkan dokter hewan ke lokasi," ujarnya.

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

TANGSEL
Gegara Bakar Sampah, Api Merembet ke Gudang Telur hingga Ludes di Serpong

Gegara Bakar Sampah, Api Merembet ke Gudang Telur hingga Ludes di Serpong

Senin, 21 September 2026 | 19:09

Akibat kelalaian membakar sampah, sebuah bangunan gudang telur milik Rahmat di Jalan Bhayangkara 1, RT05/02, Kelurahan Paku Jaya, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) hangus terbakar pada Senin 21 September 2026, dini hari.

NASIONAL
Komisi III DPR Minta Penyelesaian Kasus Pembubaran Ibadah di Tangerang Jangan Dibiasakan Damai

Komisi III DPR Minta Penyelesaian Kasus Pembubaran Ibadah di Tangerang Jangan Dibiasakan Damai

Senin, 21 September 2026 | 20:55

Jagat media sosial dihebohkan dengan video aksi pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) oleh sekelompok warga di Desa Mekarsari, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, pada Minggu 20 September 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill