Connect With Us

Jubir Presiden Tegaskan Sekolah Tidak Boleh Pungut Biaya Wadah MBG

Yanto | Rabu, 22 Januari 2025 | 18:24

Adita Irwanti, Juru Bicara Komunikasi Presiden Prabowo Subianto saat meninjau MBG di SDN Curug, Kabupaten Tangerang, Rabu 22 Januari 2025. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Adita Irwanti, Juru Bicara Komunikasi Presiden Prabowo Subianto menyampaikan dengan tegas program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak memungut biaya apapun kepada para siswa, termasuk untuk wadah makanan.

Hal itu menanggapi adanya informasi keluhan dari para orang tua yang diminta pungutan oleh pihak guru atau sekolah, untuk wadah makan.

"(Pesan) dari kepala BGN (Badan Gizi Nasional) tidak boleh ada pungutan apapun, termasuk tempat makan tidak dibolehkan. Kalau menemukan seperti itu, segera melaporkan melalui platform pelaporan bgn.lapor.go.id," ungkapnya saat meninjau MBG di SDN Curug, Kabupaten Tangerang, Rabu 22 Januari 2025.

Menurutnya, saat ini platform milik BGN tersebut tidak hanya terbuka untuk menerima aduan terkait penipuan yang mencatut program MBG, tapi juga menerima masukkan dari masyarakat apapun itu yang berhubungan dengan MBG.

Adita juga menambahkan, dirinya sedang mengerahkan semua sumber daya untuk mempercepat pelaksanaan program ini.

Bahkan, Pak Presiden sudah mengarahkan Kementerian dan lembaga untuk saling mendukung, termasuk dari Kementerian yang terkait.

"Sudah mendapatkan arahan dari Pak Prabowo untuk saling mendukung program ini," ujarnya.

Menurutnya, anggara untuk program MBG ini menggunakan APBN dengan nominal sebesar Rp71 triliun. 

“Anggaran yang direncanakan Rp71 triliun akan digunakan hingga Juni 2025. Target awal kami adalah menjangkau setidaknya 15 juta anak penerima manfaat," ungkap Adita.

Masih dikatakan Adita, saat ini sedang dibahas tambahan sumber daya, termasuk anggaran dari pemerintah untuk meningkatkan jumlah penerima dan memperluas jangkauan program.

Menyikapi tantangan dalam pelaksanaan program, Adita menegaskan pentingnya edukasi gizi kepada anak-anak.

“Kami minta kepada sekolah untuk memberikan edukasi mengenai makanan bergizi. Rata-rata kalori yang disediakan dalam sekali makan adalah 500 hingga 600 kalori, yang merupakan 1/3 dari total kebutuhan gizi harian,” jelasnya.

Ia juga menambahkan untuk anak-anak di jenjang SMA dan ibu hamil menyusui, jumlah kalori yang diperlukan akan disesuaikan.

“Kementerian BUMN juga berkomitmen untuk berperan dalam program ini sesuai dengan kemampuan masing-masing,” tutup Adita.

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

BANDARA
Imbas Serangan di Riyadh, Penerbangan Jeddah-Madinah di Bandara Soetta Normal, Rute Transit Terdampak

Imbas Serangan di Riyadh, Penerbangan Jeddah-Madinah di Bandara Soetta Normal, Rute Transit Terdampak

Senin, 12 Oktober 2026 | 15:12

Menyikapi perkembangan situasi di Riyadh, Arab Saudi, Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) Kota Tangerang memastikan operasional penerbangan langsung menuju Jeddah dan Madinah hingga saat ini tetap berjalan normal dan lancar.

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill