Menaker Tegaskan AI Bukan Penyebab Utama PHK
Selasa, 28 Juli 2026 | 20:15
Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence /AI) kerap dianggap sebagai ancaman hilangnya lapangan pekerjaan.
TANGERANGNEWS.com-Pengamat Politik Fernando Emas menyuarakan desakan agar pemerintah mengusut tuntas kasus pagar laut di Kabupaten Tangerang, Senin 27 Januari 2025.
Fernando mendukung langkah pembongkaran yang diambil oleh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Namun menegaskan bahwa pengungkapan dalang di balik proyek tersebut adalah keharusan.
"Saya mendukung kebijakan dari pemerintahan Pak Prabowo yang melakukan pembongkaran terkait dengan pagar laut tersebut," ujar Fernando Emas.
Namun, ia menyoroti bahwa pembongkaran saja tidak cukup untuk menyelesaikan persoalan.
Masih dikatakan Fernando, langkah yang lebih serius dan transparan diperlukan untuk mengungkap siapa aktor utama di balik pembangunan pagar laut yang merugikan masyarakat tersebut.
"Saya berharap dilakukan usut tuntas dan juga membuka kepada publik siapa yang menjadi inisiator, pemodal, dan pelakunya. Jangan hanya orang-orang kecil yang dimanfaatkan untuk melakukan pelanggaran ini, tapi juga pihak besar yang bermain di balik layar, termasuk terkait dengan kepemilikan sertifikat," tegasnya.
Fernando menekankan kasus ini bukan hanya soal lingkungan atau aturan tata ruang, tetapi juga menyangkut integritas pemerintah dalam menindak pihak-pihak yang selama ini diduga berlindung di balik kekuasaan.
"Kalau memang ini terjadi di era pemerintahannya Pak Prabowo, atau bahkan sebelumnya di era Pak Jokowi, pemerintah harus berani membongkar semuanya. Jangan sampai ada yang dilindungi," ujarnya.
Ia juga mengusulkan agar biaya pembongkaran pagar laut dibebankan kepada pihak-pihak yang bertanggung jawab atas pembangunan ilegal tersebut.
"Bukan hanya sekadar dibongkar, tetapi silakan tagihkan biaya pembongkaran itu kepada yang bersangkutan," tambah Fernando.
Kasus pagar laut di Kabupaten Tangerang telah memicu keresahan masyarakat, terutama nelayan yang merasa aksesnya terganggu akibat pembangunan tersebut.
Fernando Emas menyebut bahwa pemerintah harus bertindak lebih tegas untuk mengembalikan kepercayaan publik.
"Jangan setengah hati. Kalau memang ada yang salah, ya buka saja siapa pemiliknya, siapa pendukung proyeknya. Ini bukan sekadar proyek kecil, dampaknya luas," tutupnya.
Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence /AI) kerap dianggap sebagai ancaman hilangnya lapangan pekerjaan.
TODAY TAGPaket internet sekarang tidak cuma soal jumlah gigabyte. Lewat kUotamasya by.U, kamu bisa mendapatkan kuota sekaligus mendapatkan kesempatan untuk mengikuti perjalanan dengan harga spesial.
Besarnya arus kendaraan di suatu kawasan dinilai tidak lagi menjadi satu-satunya tolok ukur utama bagi pelaku usaha ritel dalam menentukan lokasi ekspansi bisnis.
Santika Indonesia Hotels & Resorts kembali menggelar program GM For A Day 2026 dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews