Connect With Us

Lurah Medang Dituntut Mundur

| Senin, 8 Agustus 2011 | 17:25

Summarecon (tangerangnews / dira)

 
TANGERANG-Puluhan warga Kelurahan Medang, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang mendemo kantor Kelurahan, Senin (8/8). Mereka menuntut agar Lurah Medang Nasita Sunarya agar mundur dari jabatannya karena dinilai menyalahgunakan wewenang untuk berpihak kepada pengembang PT Summarecon.
 
Menurut koordinator warga yang juga ketua RW 03 Yusuf, salah satu penyalahgunaan wewenang yaitu membiarkan saluran air di Kelurahan Medang diurug oleh PT Summarecon tanpa adanya persetujuan warga. “Saluran air seluas 6000 meter persegi ini diuruk untuk perumahan. Harusnya diberitahukan dulu ke warga,” ungkapnya.
 
Yusuf mengatakan, jika saluran air tersebut ditutup akan menyebabkan terjadinya bajir karena tidak bisamenampung air. Menurutnya, Lurah sudah tidak lagi memebela aspirasi warga, melainkan berpihak pada PT Summarecon. Untuk itu, pihaknya menuntut agar Lurah segera mundur. “Jika sudah tidak bisa memebela warga, Lurah lebih baik mundur saja,” tegasnya.
 
Sementara ketika dikonfirmasi, Lurah Medang Nasita membantah kalau saluran air tersebut diuruk oleh PT Summarecon. Pasalnya, saluran air tersebut merupakan asset Kabupaten Tangerang. “Saluran air itu tidak bisa diuruk, karena itu lahan milik Pengairan. Pengembang justru merapihkan saluran air tersebut dengan membuat turap supaya air dari kampung warga dan perumahan bisa terpampung disitu,” katanya.
 
Nasita menambahkan, pembenahan saluran air tersebut sudah melalui survei oleh Camat. Sedangkan izinnya langsung dilakukan pihak pengembang ke Pemkab Tangerang. “Jadi saya tidak tahu-menahu karena itu sudah urusan Pengembang dengan Pemkab. Namun sebelum pengerjaan saluran air, sudah disurvei dulu,” ungkapnya.
 
Terkait tuntutan mundur, menurut Natisa, warga salah alamat.  Seharusnya, kata dia, warga memintanya ke Bupati. “Saya ini ditugaskan oleh pimpinan saya menjadi Lurah, saya tidak bisa mengajukan mundur. Kalau mau menuntut itu langsung ke Bupati,” tandasnya.(RAZ)

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

TANGSEL
Fokus Kesehatan dan Pendidikan S3 Jadi Alasan Mukroni Lepas Jabatan Kadispora Tangsel

Fokus Kesehatan dan Pendidikan S3 Jadi Alasan Mukroni Lepas Jabatan Kadispora Tangsel

Jumat, 2 Oktober 2026 | 21:59

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memberikan klarifikasi resmi terkait langkah Mukroni yang memilih melepaskan jabatannya sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill