KPAI Sebut 19 Anak Alami Kekerasan Aparat saat Demo DPR RI
Jumat, 29 Agustus 2025 | 19:10
Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyebut ada 19 anak yang mengalami kekerasan fisik dari oknum aparat saat aksi demo DPR RI.
TANGERANGNEWS.com-Kebakaran hebat menghanguskan satu unit gudang penyimpanan bahan kimia di Kawasan Industri Millennium Blok F4 No 5, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, Rabu 21 Mei 2025, pagi tadi.
Dari keterangan warga, kebakaran diduga terjadi akibat korsleting listrik dan menghanguskan seluruh bangunan dan isi gudang. Kerugian ditaksir mencapai miliaran rupiah.
Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan BPBD Kabupaten Tangerang Agun Guntara mengatakan seorang petugas keamanan mengetahui ada percikan api di dalam gudang tersebut yang diduga akibat konsleting Listrik.
"Yang terbakar sebuah gudang, menyimpan bahan-bahan kimia seperti pewarna pakaian. Sampai saat ini pemadam kebakaran kabupaten masih melakukan pendinginan," ujar Agun Guntara, kepada TangerangNews, Rabu 21 Mei 2025.
Saat api mulai membesar, warga sekitar sudah melaporkan kebakaran tersebut ke Damkar Kabupaten Tangerang.
BPBD kabupaten Tangerang mengerahkan beberapa unit mobil damkar tiba di lokasi untuk memadamkan api. Sayangnya, sebelum mobil damkar tiba, api sudah duluan melalap gudang berikut isinya.
"25 personil dan 4 armada kami kerahkan ke lokasi, selama 5 jam sampai saat ini masih dilakukan pemadaman total, "ungkapnya.
Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyebut ada 19 anak yang mengalami kekerasan fisik dari oknum aparat saat aksi demo DPR RI.
Indonesia Shopping Festival (ISF) 2025 yang digelar sepanjang 14–24 Agustus 2025 mencatat transaksi lebih dari Rp25 triliun.
Rahmat Putra Maulana, siswa SMK Islamiyah yang dipercaya sebagai Komandan Pasukan 17, menjalankan tugas mulia itu ketika tengah berduka atas ayahnya yang meninggal dunia, sehari sebelum ia dikukuhkan.