Connect With Us

PLN UP3 Teluk Naga Kunjungi Pemkab Tangerang, Bahas Listrik Ramah Lingkungan

Fahrul Dwi Putra | Jumat, 18 Juli 2025 | 10:47

Manager PLN UP3 Teluk Naga, Muhammad Wardi Hadi (kiri), berdiskusi dengan Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid (kanan), membahas dukungan pertumbuhan daerah, keandalan pasokan listrik, serta edukasi penggunaan energi bersih dan efisien. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Teluk Naga melakukan pertemuan dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang guna membahas terkait infrastruktur kelistrikan yang aman dan berkelanjutan di wilayah Kabupaten Tangerang.

Pertemuan tersebut berlangsung di Pendopo Bupati Tangerang dihadiri langsung oleh Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid dan Manager PLN UP3 Teluk Naga Muhammad Wardi Hadi. 

Dalam pertemuan tersebut, PLN mengaku siap untuk mendukung pertumbuhan wilayah dengan pasokan listrik yang stabil, sekaligus mendorong pemanfaatan teknologi berbasis listrik dalam kehidupan sehari-hari.

“PLN siap mendukung pertumbuhan Kabupaten Tangerang dengan keandalan pasokan listrik. Lebih dari itu, kami mendorong masyarakat beralih ke peralatan listrik yang efisien dan bersih, sebagai bagian dari gaya hidup masa kini,” ujar Wardi.

Salah satu upaya PLN untuk mengenalkan gaya hidup berbasis listrik atau electrifying lifestyle adalah dengan menggelar demonstrasi memasak menggunakan kompor induksi. 

Program ini akan dilakukan dalam waktu dekat dan ditujukan untuk menunjukkan langsung manfaat kepraktisan serta efisiensi kompor listrik dibandingkan dengan penggunaan bahan bakar konvensional.

Langkah ini mendapat sambutan positif dari Bupati Tangerang yang menilai program tersebut sejalan dengan arah pembangunan daerah yang ramah lingkungan dan modern.

“Kami mendukung penuh langkah PLN dalam mendorong penggunaan listrik yang lebih bersih. Upaya ini selaras dengan program pembangunan daerah yang berwawasan lingkungan,” kata Maesyal.

Selain mendorong gaya hidup hemat energi, PLN UP3 Teluk Naga juga meminta dukungan pemerintah daerah dalam percepatan proses perizinan pembangunan jaringan listrik serta kampanye keselamatan ketenagalistrikan. 

Termasuk di antaranya larangan menanam pohon di bawah jaringan dan tidak memasang media iklan dekat jaringan tegangan menengah.

PLN juga mengimbau masyarakat untuk disiplin membayar tagihan listrik tepat waktu sebagai kontribusi terhadap keberlanjutan pelayanan serta peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sektor pajak penerangan jalan.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Banten Muhammad Joharifin mengatakan, kerja sama dengan Pemkab Tangerang bukan sekadar urusan teknis, tetapi mencerminkan komitmen jangka panjang untuk membangun ekosistem energi yang adaptif terhadap tantangan masa depan.

“Melalui sinergi kuat ini, kami berharap masyarakat semakin adaptif terhadap teknologi listrik modern dan secara bersama mewujudkan lingkungan yang bersih serta efisien,” tutup Joharifin.

OPINI
Menelisik Board of Peace Gaza Palestina Ala Trump

Menelisik Board of Peace Gaza Palestina Ala Trump

Jumat, 30 Januari 2026 | 20:34

Upaya Amerika untuk menguasai timur tengah, dengan menjadikan Israel sebagai penjaga kepentingannya di Timur tengah, tidak berjalan mulus.

TEKNO
Sikapi Ketidakpastian Ekonomi, Bibit.id: ORI029 Jadi Pilihan Investasi Aman

Sikapi Ketidakpastian Ekonomi, Bibit.id: ORI029 Jadi Pilihan Investasi Aman

Jumat, 30 Januari 2026 | 20:27

Pemerintah Indonesia baru saja menerbitkan Surat Berharga Negara (SBN) Ritel pertama di tahun 2026, yakni SBN seri ORI029 yang sudah bisa dibeli di aplikasi investasi Bibit.id, pada 26 Januari - 19 Februari 2026.

NASIONAL
BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

Jumat, 30 Januari 2026 | 09:15

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membantah narasi yang beredar di media sosial terkait Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang disebut-sebut dapat menjadi “bom waktu” dan memicu cuaca tidak stabil jika dilakukan secara terus-menerus.

TANGSEL
TPA Cipeucang Bikin Warga Kena ISPA dan Harga Rumah Turun, Pemkot Tangsel Didugat Rp21,6 miliar

TPA Cipeucang Bikin Warga Kena ISPA dan Harga Rumah Turun, Pemkot Tangsel Didugat Rp21,6 miliar

Jumat, 30 Januari 2026 | 19:30

Warga RW 14 Kelurahan Rawabuntu, Serpong, resmi melayangkan gugatan class action terhadap Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) dan PT Bumi Serpong Damai (BSD).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill