Connect With Us

Saksi Mata Ungkap Detik-detik Tabrakan Maut yang Tewaskan Ojol di BSD

Yanto | Sabtu, 20 September 2025 | 19:28

Ilustrasi tabrakan. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Kecelakaan tragis terjadi di Jalan BSD Utama Kelurahan Situ Gading, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, tepatnya di depan Icon BSD, pada Jumat 19 September 2025, siang.

Sebuah mobil jenis SUV yang dikendarai remaja 15 tahun diduga hilang kendali dan menghantam beberapa pengendara motor yang sedang melintas.

Dalam insiden mengerikan tersebut, seorang pengemudi ojek online (ojol) tewas seketika di lokasi kejadian akibat benturan keras. 

Sementara dua korban lainnya mengalami luka-luka serius dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.

Menurut keterangan saksi mata, mobil berwarna hitam tersebut melaju dengan kecepatan tinggi dari arah BSD Junction sebelum akhirnya oleng dan menabrak sejumlah pengendara di jalur lambat.

“Saya lihat mobilnya ngebut, terus tiba-tiba hilang kendali dan langsung menabrak motor-motor di depannya. Ngeri banget, ada yang langsung tergeletak,” ujar Sunandar, 34, salah satu warga yang menyaksikan kejadian, Sabtu 20 September 2025.

Pihak Polres Tangsel langsung tiba di lokasi untuk melakukan olah TKP dan mengatur lalu lintas yang sempat macet parah akibat insiden tersebut.

Mobil yang terlibat kecelakaan telah diamankan sebagai barang bukti, dan sopir kendaraan dikabarkan tengah dimintai keterangan.

Sunandar saksi, yang berada hanya beberapa meter dari lokasi, mengaku melihat korban terjatuh dengan keras hingga helmnya pecah.

"Parah korban mental langsung dan langsung keluar darah banyak dan ada salah satu perempuan dalam kondisi tergeletak," ungkapnya.

Saksi lain menuturkan bahwa salah satu korban tampak kesulitan bernapas dan mengalami cedera parah di bagian kepala.

"Saat melihat korban driver ojol, sudah meninggal dunia," ujarnya.

Kondisi lalu lintas di sekitar lokasi sempat macet parah, karena banyak yang berhenti untuk membantu atau hanya sekadar menonton.

"Kemarin banyak warga atau pengendara pada video dan penasaran ikut marah pada pengemudi tersebut," tutupnya.

Diketahui sebelumnya, insiden ini melibatkan mobil SUV dengan tiga sepeda motor. Kecelakaan maut tersebut terjadi sekitar pukul 13.30 WIB, berawal saat mobil SUV yang dikendarai oleh B.N.A, 15, melaju dari arah Rancagede menuju Pintu Tol BSD Timur.

Diduga kehilangan kendali saat di tikungan Jalan Tekno Niaga, mobil justru melaju lurus hingga menabrak water barrier. Tak berhenti di situ, mobil tersebut terus melaju dan menghantam tiga sepeda motor yang melaju dari arah berlawanan.

Akibat kecelakaan itu, satu pengemudi ojol berinisial S, 56, meninggal dunia di lokasi. Sementara itu, dua pengendara motor lainnya mengalami luka-luka dan dilarikan ke rumah sakit.\

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

HIBURAN
Rayakan Hari Jadi ke-45, Santika Indonesia Beri Diskon Menginap hingga 45 Persen 

Rayakan Hari Jadi ke-45, Santika Indonesia Beri Diskon Menginap hingga 45 Persen 

Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:35

Santika Indonesia Hotels & Resorts merayakan 45 tahun perjalanan di industri perhotelan Indonesia dengan menghadirkan program Santika Anniversary Sale.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANTEN
Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:55

Pemerintah Provinsi Banten menyiapkan penyesuaian tunjangan kinerja (tukin) ASN sebagai salah satu opsi untuk menjaga seluruh pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tetap bekerja hingga 2027.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill