Connect With Us

Pemkab Tangerang Dorong Kawasan Industri dan Perumahan Bangun TPS3R, Ini Alasannya

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 23 September 2025 | 17:36

Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid saat meninjau lokasi TPS3R milik pengembang Suvarna Sutera di Kecamatan Sindangjaya, Senin 22 September 2025. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang terus menggalakkan pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) di berbagai kawasan, mulai dari permukiman, industri, hingga perumahan.

Upaya ini dilakukan untuk mengurangi volume sampah yang selama ini menumpuk di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin.

Diketahui, jumlah sampah Kabupaten Tangerang saat ini mencapai 2.500 ton per hari dan bisa meningkat jadi 3.000 ton saat perayaan Idul Fitri atau Tahun Baru. Sedangkan, kapasitas TPA Jatiwaringin dari 31 hektar tinggal sisa 6 hektare saja.

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengungkapkan hal tersebut saat meninjau lokasi TPS 3R milik pengembang Suvarna Sutera di Kecamatan Sindangjaya, Senin 22 September 2025.

"Kami akan terus mendorong agar kawasan-kawasan tersebut bisa membangun TPS 3R di lingkungannya masing-masing," kata Maesyal.

Menurutnya, pembangunan TPS 3R tidak hanya membantu mengurangi volume sampah, tetapi juga memiliki nilai ekonomis.

"Dari sampah organik bisa untuk budidaya maggot, pupuk, terus ada budidaya lele. Dari sampah nonorganik, abunya bisa dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan paving block," ujar Maesyal.

Bupati mengapresiasi langkah Suvarna Sutera yang berhasil mengolah sekitar 5 ton sampah dalam waktu satu setengah hari, menjadikan TPS3R mereka sebagai model percontohan.

"Pengolahan sampah yang dilakukan di Suvarna Sutra ini minimal sudah mengurangi jumlah sampah yang kita angkut ke TPA setiap harinya," imbuh Maeysal.

Ia berharap TPS3R Suvarna Sutera bisa diadopsi oleh kawasan lain dan setiap kecamatan Kabupaten Tangerang.

"Selain itu, pemerintah daerah juga terus membuka peluang bagi pihak lainnya untuk menggunakan teknologi lain yang lebih praktis dalam pengelolaan sampah," tutup Maesyal.

WISATA
Tak Terurus, Telaga Biru Cigaru Kini Sudah Tak Lagi Biru

Tak Terurus, Telaga Biru Cigaru Kini Sudah Tak Lagi Biru

Jumat, 6 Februari 2026 | 21:55

Telaga Biru Cigaru di Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, yang dulu pernah menjadi wisata favorit keluarga untuk menikmati momen liburan, kini tampak sepi dan terbengkalai.

KOTA TANGERANG
HPN 2026, Sachrudin Bantu Biaya Pengobatan Wartawan yang Kecelakaan

HPN 2026, Sachrudin Bantu Biaya Pengobatan Wartawan yang Kecelakaan

Senin, 9 Februari 2026 | 19:52

Wali Kota Tangerang Sachrudin mengunjungi wartawan yang mengalami kecelakaan kerja saat bertugas bertepatan dengan Hari Pers Nasional (HPN), Senin, 9 Februari 2026.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill