Connect With Us

63 Dapur MBG di Kabupaten Tangerang Kedapatan Belum Kantongi Sertifikat Higienis

Fahrul Dwi Putra | Jumat, 3 Oktober 2025 | 09:29

Salah satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com– Sebanyak 63 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk program makan bergizi gratis (MBG) yang sudah berjalan di Kabupaten Tangerang tercatat belum satupun mengantongi sertifikat laik higienis dan sanitasi (SLHS).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang Hendra Tarmizi mengakui kondisi tersebut. “Iya memang semuanya belum, kita ada 63 SPPG, itu juga bukan di Kabupaten Tangerang aja,” ujarnya pada Kamis, 2 Oktober 2025.

Meski sudah beroperasi, seluruh SPPG di Kabupaten Tangerang tengah didorong untuk segera mengurus penerbitan SLHS. 

Menurut Hendra, sertifikat itu menjadi syarat penting untuk mencegah risiko terjadinya keracunan makanan. 

“Dari dulu nggak ada (SLHS), sekarang nih kita yang manggil mereka (SPPG) karena ada kasus-kasus yang keracunan itu kan di daerah lain,” tuturnya.

Ia menjelaskan, proses penerbitan SLHS membutuhkan tahapan administrasi dan verifikasi lapangan. 

Para pengelola dapur wajib melengkapi dokumen, salah satunya surat ketetapan pendirian SPPG dari BGN. 

Setelah administrasi lengkap, tim akan melakukan pengecekan di lapangan, mulai dari kondisi dapur, penyimpanan bahan makanan, hingga cara pengolahan dan distribusi.

“Kemudian waktu pengantaran ke sekolah dari waktu memasaknya berapa lama gitu,” jelas Hendra.

Selain itu, Dinas Kesehatan juga akan mengambil sampel makanan maupun air yang digunakan oleh SPPG. Hasilnya akan diuji di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda). 

“Mungkin airnya dan bahan makanannya kita ambil sampel, diperiksa di lab kesda, dan itu butuh waktu 2 minggu biasanya,” kata Hendra.

Jika semua syarat terpenuhi, sertifikat dapat diterbitkan dengan jangka waktu 5 sampai 13 hari.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

BISNIS
PHK 400 Karyawan Jelang Lebaran, Produsen Mie Sedaap Bantah Isu karena Ogah Bayar THR

PHK 400 Karyawan Jelang Lebaran, Produsen Mie Sedaap Bantah Isu karena Ogah Bayar THR

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:33

Keputusan PT Karunia Alam Segar (KAS), produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur, yang merumahkan sekitar 400 tenaga kerja outsourcing menjadi bahan perbincangan di media sosial.

BANDARA
Selama Ramadan 67.200 Takjil Gratis dan 89 Fasilitas Ibadah Disiapkan di Bandara Soetta

Selama Ramadan 67.200 Takjil Gratis dan 89 Fasilitas Ibadah Disiapkan di Bandara Soetta

Jumat, 20 Februari 2026 | 20:05

PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Kantor Cabang Utama Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) membagikan total 67.200 boks takjil gratis kepada para penumpang yang menjalankan ibadah puasa di Terminal 1, 2, dan 3.

PROPERTI
Rayakan 50 Tahun, Summarecon Awards 2026 Apresiasi Mitra di Balik Pertumbuhan Penjualan 27%

Rayakan 50 Tahun, Summarecon Awards 2026 Apresiasi Mitra di Balik Pertumbuhan Penjualan 27%

Sabtu, 14 Februari 2026 | 13:47

Menandai perjalanan panjang menuju usia emas 50 tahun, PT Summarecon Agung Tbk kembali menggelar ajang penghargaan bergengsi Summarecon Awards 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill