Connect With Us

Kapal Nelayan Tangerang Tenggelam di Kepulauan Seribu, 7 Orang Selamat 1 Hilang

Yanto | Rabu, 8 Oktober 2025 | 16:14

Penyelamatan nelayan Kabupaten Tangerang korban tenggelam di perairan Kepulauan Seribu Selatan, tepatnya di tengah Pulau Bokor dekat Pulau Dapur. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Sebuah kecelakaan laut menimpa kapal nelayan Surya Bahari Rawasaban, Kabupaten Tangerang di perairan Kepulauan Seribu Selatan, tepatnya di tengah Pulau Bokor dekat Pulau Dapur.

Tujuh dari delapan korban yang sempat dilaporkan hilang pasca-tenggelamnya kapal pada Selasa dini hari, 7 Oktober 2025, telah berhasil ditemukan dalam kondisi selamat.

Keberhasilan operasi pencarian ini dikonfirmasi langsung oleh Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari, pada Rabu 8 Oktober 2025.

“Hingga hari ini, sudah tujuh korban yang ditemukan, dan satu korban masih dalam pencarian intensif,” ujar Desiana di Jakarta.

Desiana merinci, ketujuh korban selamat tersebut adalah nakhoda kapal, Wahyudin, 38, bersama enam anak buah kapal (ABK) lainnya yaki Imron, 23, Juli, Kartani, 30, Wawan, 40, Kacung, 35, dan Mamat, 35.

“Syukurlah, seluruh korban yang kami temukan berada dalam kondisi selamat,” tambahnya.

Sebelumnya, operasi pencarian dilakukan menyusul tenggelamnya kapal pada Selasa dini hari. Tim SAR Gabungan menerima informasi terkait musibah tersebut pada Selasa pagi, sekitar pukul 10.00 WIB, dan langsung bergerak cepat.

 

Informasi Awal dan Perbedaan Data

Peristiwa ini bermula ketika Kapal nelayan Surya Bahari Rawasaban dilaporkan tenggelam akibat kecelakaan di lokasi tersebut pada dini hari Selasa.

Pada hari yang sama, data awal dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menyebutkan bahwa jumlah korban yang belum ditemukan masih lima orang.

Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, saat itu menyatakan bahwa tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap para penumpang kapal yang hilang hingga sore hari Selasa.

Namun, berkat upaya pencarian dan pertolongan yang ditingkatkan, dalam waktu kurang dari 24 jam, sebagian besar korban berhasil diselamatkan.

Hingga berita ini diturunkan, fokus tim SAR kini adalah menemukan satu korban terakhir yang masih belum diketahui nasibnya.

BISNIS
Diproduksi di Tangerang, Bintang Radler Kini Masuk Rak Minimarket Australia

Diproduksi di Tangerang, Bintang Radler Kini Masuk Rak Minimarket Australia

Selasa, 19 Mei 2026 | 20:40

Produk minuman yang diproduksi di Tangerang kini mulai mengisi rak-rak minimarket di Australia. PT PT Multi Bintang Indonesia Tbk resmi melepas ekspor Bintang Radler ke Australia, Selasa 19 Mei 2026.

NASIONAL
Efisiensi Masih Berlanjut, Pemerintah Bakal Pangkas Anggaran MBG 

Efisiensi Masih Berlanjut, Pemerintah Bakal Pangkas Anggaran MBG 

Rabu, 20 Mei 2026 | 11:42

Pemerintah kembali membuka peluang penghematan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG).

TOKOH
Dari Bengkel Kecil di Karawaci, Pengusaha Sepatu Ini Kini Produksi Ribuan Pasang untuk Puluhan Brand Lokal

Dari Bengkel Kecil di Karawaci, Pengusaha Sepatu Ini Kini Produksi Ribuan Pasang untuk Puluhan Brand Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:56

Sektor fesyen dan alas kaki merupakan salah satu industri kreatif yang masih potensial. Salah satunya digeluti Agus Eliawan atau yang lebih dikenal dengan sapaan Mas Gokil.

BANTEN
Pemprov Banten-Pusat Rakor Bahas Kebutuhan dan Tagihan Listrik PJU Jalan Nasional

Pemprov Banten-Pusat Rakor Bahas Kebutuhan dan Tagihan Listrik PJU Jalan Nasional

Selasa, 19 Mei 2026 | 23:06

Masalah minimnya fasilitas Penerangan Jalan Umum (PJU) pada ruas jalan nasional di wilayah Provinsi Banten mendapat atensi serius.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill