Connect With Us

Dorong Modernisasi Pertanian di Tangerang, Gibran Ajak Petani Muda Gunakan AI dan Drone

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 8 Oktober 2025 | 22:46

Wapres Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka, memimpin kegiatan Penanaman Jagung Serentak Kuartal IV Polri di Desa Bantar Panjang, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, pada Rabu 8 Oktober 2025. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka, memimpin kegiatan Penanaman Jagung Serentak Kuartal IV Polri di Desa Bantar Panjang, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, pada Rabu 8 Oktober 2025.

Dalam kunjungan tersebut, Wapres Gibran menekankan pentingnya modernisasi sektor pertanian melalui teknologi canggih dan keterlibatan generasi muda.

Didampingi Gubernur Banten Andra Soni dan Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid, Wapres Gibran melakukan penanaman benih jagung secara simbolis menggunakan mobil traktor R4 di lahan seluas 50 hektare.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya nasional mendukung program swasembada pangan yang menjadi prioritas Presiden Prabowo Subianto.

 

Petani Muda Harus Kuasai Teknologi

Dalam arahannya, Gibran secara khusus mengajak generasi muda untuk lebih proaktif dan inovatif dalam sektor pertanian. Ia mendorong adanya adopsi teknologi terkini demi meningkatkan kualitas dan efisiensi hasil panen.

“Ke depan, saya harap lebih banyak anak muda terlibat dalam R&D (Research and Development), penggunaan AI (Artificial Intelligence), dan drone untuk pertanian,” tegas Gibran.

Ia mencontohkan berbagai inovasi lokal yang perlu dikembangkan, seperti pupuk organik dari enceng gondok dan teknologi pengairan ramah lingkungan.

Selain itu, Gibran juga mewanti-wanti agar petani tidak merasa ditinggalkan. "Jika hasil panennya belum memenuhi standar, perlu dilakukan pendampingan, pelatihan, dan pemberian akses," imbuhnya.

 

Dukungan Daerah dan Program Multi-Sektor

Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid, menyambut baik arahan Wapres Gibran dan menegaskan komitmen Pemkab Tangerang dalam mendukung penuh program ketahanan pangan nasional.

"Alhamdulillah, hari ini kita mendapat kunjungan Bapak Wakil Presiden dalam rangka penanaman jagung hibrida. Kami akan terus bersinergi dan memantau hasil tanam jagung ini agar panennya optimal," ujar Maesyal.

Sebagai wujud sinergi, Bupati Tangerang juga menyerahkan hibah tanah seluas 1,3 hektar kepada Kapolda Banten untuk rencana pembangunan gudang ketahanan pangan Polda Banten.

Kegiatan Penanaman Jagung Serentak ini dirangkai dengan sejumlah program pro-rakyat lainnya, termasuk penebaran 80.000 benih ikan nila sebagai bagian dari diversifikasi sumber pangan, serta pelepasan penyaluran 160 ton jagung hasil panen Kuartal III dari kelompok tani binaan Polri ke Perum Bulog Banten.

Secara nasional, kegiatan ini menandai dimulainya penanaman serentak di 33 titik binaan Polri dengan total lahan lebih dari 3.000 hektare.

Turut hadir mendampingi Wapres dalam kegiatan penting ini antara lain Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

BANTEN
Pemprov Banten Genjot Sektor Strategis, Realisasi Investasi Pertengahan 2026 Capai Rp66,3 Triliun

Pemprov Banten Genjot Sektor Strategis, Realisasi Investasi Pertengahan 2026 Capai Rp66,3 Triliun

Senin, 3 Agustus 2026 | 19:14

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mencatat sepanjang tahun 2025, realisasi investasi mencapai Rp130,2 triliun, melampaui target nasional dan mengantarkan provinsi ini ke peringkat empat nasional.

NASIONAL
Simak Tips Berkunjung ke GIIAS 2026 di Akhir Pekan Ini

Simak Tips Berkunjung ke GIIAS 2026 di Akhir Pekan Ini

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 20:10

Pameran otomotif terbesar se-Asia Tenggara, GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, kini memasuki akhir pekan pertamanya sejak resmi dibuka pada 30 Juli 2026.

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill