Connect With Us

Ribuan Massa Padati Masjid Al-Amjad Puspemkab Tangerang, Ikut Doa Bersama Abuya Muhtadi

Redaksi | Kamis, 9 Oktober 2025 | 21:14

Acara do'a bersama Abuya Muhtadi Al-Amjad di Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Kamis 9 Oktober 2025. (@TangerangNews / Redaksi)

TANGERANGNEWS.com-Padati Masjid Al-Amjad, Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Tangerang, ribuan masyarakat panjatkan doa bersama dengan salah satu ulama karismatik asal Banten, Ahmad Muhtadi Bin Dimyathi al-Bantani atau lebih dikenal dengan Abuya Muhtadi, Kamis 9 Oktober 2025.

"Di HUT ke-393, mari kita doakan agar Kabupaten Tangerang menjadi daerah yang gemah tipah loh jinawi, atau menjadi daerah yang tentram, makmur, dan subur. Sehingga, masyarakatnya sejahtera dan semua pemimpinnya amanah, " kata Abuya Muhtadi dihadapan ribuan jemaah.

Abuya berpesan kepada masyarakat dan juga pemegang kekuasaan di Kabupaten Tangerang, untuk terus dan selalu bersama-sama dan bergandengan tangan dalam situasi dan kondisi apapun.

Hal itu agar Kabupaten Tangerang menjadi daerah yang selalu diberkahi oleh Allah SWT. 

"Mari bersatu padu dan jangan bercerai berai. Hal itu, semata-mata demi mendapatkan ridho Allah, sehingga Kabupaten Tangerang dan masyarakatnya selalu mendapatkan berkah dari Allah," ujarnya. 

Abuya juga mengatakan dengan digelarnya acara doa dan dzikir bersama ini, diharapkan dapat memupuk cinta masyarakat dan para pemimpin daerah Kabupaten Tangerang, kepada Allah dan Nabi Muhammad SAW.

Selain itu juga bisa meniru akhlak-akhlak Nabi Muhammad SAW, baik dalam bermasyarakat ataupun dalam memimpin umat. 

“Dengan itu kita berharap, kegiatan pada sore hari ini dapat menjadikan kita semua, sebagai manusia-manusia yang baik, dan sukses menuju Baldatun Thoyyibatun wa Robbun Ghofur,” tutup Abuya Muhtadi. 

Doa dan selawat terus bergemuruh, tak henti-henti dikumandangkan oleh para jamaah, untuk mengiringi acara doa bersama itu di Masjid Al-Amjad.

Salah satu, jemaah asal Cigaru, Desa Cisoka, Kecamatan Cisoka, Sohib mengaku dirinya rela datang lebih awal dari jadwal yang telah ditetapkan,  karena hanya ingin bertemu dengan sosok Abuya Muhtadi. 

"Acara jam 3 sore kalau di jadwal. Tetapi, saya sudah tiba jam 2. Soalnya, memang pengen bertemu langsung dan doa bersama Abuya, selama ini saya hanya bisa melihat dari gambar-gambar saja," ujar Sohib. 

Dirinya, juga meminta kepada Pemkab Tangerang, untuk selalu membuatkan jadwal rutin, dalam menggelar acara-acara pengajian dengan ulama-ulama besar dan karismatik.

Sehingga, ke depan Kabupaten Tangerang menjadi daerah yang lebih maju lagi karena mendapatkan ridho Allah SWT. 

"Kegiatan seperti ini, harus sering-sering dilakukan supaya Kabupaten Tangerang semakin berkah," harapnya. 

Di tempat yang sama, Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang Soma Atmaja menambahkan dirinya merasa sangat terharu dengan banyaknya masyarakat yang hadir, karena sangat antusias untuk mengikuti dzikir dan do'a bersama Abuya Muhtadi. 

"Ini menjadi sebuah bukti, bahwa rasa kecintaan masyarakat terhadap daerah dan ulama masih sangat tinggi. Itu bisa kita lihat langsung dengan padatnya jemaah yang turut, serta mengikuti doa dan dzikir bersama, mendoakan Kabupaten Tangerang untuk menjadi lebih baik lagi di usia ke-393 ini, " ujar Soma.

KAB. TANGERANG
Kenaikan Harga Solar Hambat Retribusi dan Pengangkutan Sampah di Kabupaten Tangerang

Kenaikan Harga Solar Hambat Retribusi dan Pengangkutan Sampah di Kabupaten Tangerang

Jumat, 9 Oktober 2026 | 18:57

Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi jenis solar berdampak langsung pada operasional pengangkutan sampah di Kabupaten Tangerang.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill