Connect With Us

Dinkes Kabupaten Tangerang Tegur 15 SPPG Akibat Langgar Standar Gizi

Muhamad Yusri Hidayat | Selasa, 4 November 2025 | 22:27

Kepala Dinkes Kabupaten Tangerang dr Hendra Tarmizi. (@TangerangNews / Muhamad Yusri Hidayat)

TANGERANGNEWS.com-Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang menegur sebanyak 15 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dinilai belum memenuhi standar kelayakan dalam proses pengolahan makanan, pada program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kepala Dinas Dinkes Kabupaten Tangerang, Hendra Tarmizi, mengungkapkan bahwa dari hasil inspeksi kesehatan lingkungan (IKL) terhadap 83 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayahnya, ditemukan sejumlah pelanggaran yang mengarah pada malpraktik dalam pengelolaan makanan.

Pemeriksaan meliputi berbagai aspek, mulai dari makanan siap saji, bahan baku, area penyimpanan, peralatan makan, pengelolaan limbah, hingga kebersihan dapur.

"Macam-macam temuannya, ada makanan yang enggak bagus, yang enggak segar, kemudian ada tempat penyimpanannya yang enggak bagus," ujar Hendra, Selasa 04 November 2025.

Hendra menuturkan, belasan SPPG tersebut telah mendapatkan teguran dan diminta segera melakukan pembenahan terhadap sistem maupun fasilitas pengolahan makanannya.

"Semuanya harus mereka sudah perbaikan semua. Kalau enggak kan kita enggak akan latih itu penjamah makanan," tuturnya.

Selain memberikan teguran, Dinkes juga memberikan pembinaan kepada pengelola SPPG yang melanggar agar dapat memperbaiki tata kelola dapur sesuai dengan standar yang ditetapkan.

"Kalau kita beberapa tempat ada ketemu lah Memangnya nggak bagus itu, makanya sudah kita bina," jelasnya.

Selanjutnya, Dinkes akan melakukan pemeriksaan rutin untuk memastikan bahwa seluruh perbaikan telah dilaksanakan sesuai dengan rekomendasi yang diberikan.

"Sampai nanti mereka mengganti baru, kita datangi lagi, kita lihat lagi apakah mereka sudah selesai, baru kita beri penilaian," tandasnya.

KAB. TANGERANG
Kotak Misterius di Pasar Kemis Bikin Geger Sampai Tim Gegana Turun Tangan, Ternyata Isinya Ini

Kotak Misterius di Pasar Kemis Bikin Geger Sampai Tim Gegana Turun Tangan, Ternyata Isinya Ini

Jumat, 3 April 2026 | 20:02

Penemuan kotak misterius berbahan styrofoam di Perumahan Elok, Kelurahan Kutajaya, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang menggegerkan warga sekitar, pada Jumat 03 April 2026 pukul 06.30 pagi.

TEKNO
Bisa Tanpa Rekening, Cara Tarik Tunai Saldo GoPay di ATM BRI 

Bisa Tanpa Rekening, Cara Tarik Tunai Saldo GoPay di ATM BRI 

Jumat, 3 April 2026 | 15:20

Masyarakat sudah bisa mencairkan saldo GoPay menjadi uang tunai melalui ATM Bank Rakyat Indonesia (BRI). Layanan ini hadir sebagai bagian dari kolaborasi BRI dengan ekosistem pembayaran digital untuk memperluas akses layanan keuangan bagi masyarakat.

NASIONAL
Industri Dikepung AI, Menaker Yassierli Minta Hubungan Pekerja dan Pengusaha Naik Kelas

Industri Dikepung AI, Menaker Yassierli Minta Hubungan Pekerja dan Pengusaha Naik Kelas

Sabtu, 4 April 2026 | 14:07

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menghimbau pentingnya perubahan pola hubungan industrial di tengah perkembangan teknologi, otomasi, dan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) yang terus memengaruhi dunia kerja.

BANDARA
Kemenekraf Dorong IP Lokal Mendunia Lewat Instalasi di Bandara Soekarno-Hatta

Kemenekraf Dorong IP Lokal Mendunia Lewat Instalasi di Bandara Soekarno-Hatta

Jumat, 3 April 2026 | 21:18

Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) mendorong brand lokal berbasis Intellectual Property (IP) atau kekayaan intelektual agar mampu bersaing di panggung global.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill