Connect With Us

Imbas Larangan Kembang Api saat Tahun Baru, Omzet Pedagang di Tangerang Anjlok

Muhamad Yusri Hidayat | Rabu, 31 Desember 2025 | 17:26

Pedagang kembang api di Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / Muhamad Yusri Hidayat)

TANGERANGNEWS.com-Perayaan malam Tahun Baru kali ini sangat berbeda bagi para pedagang petasan di Kabupaten Tangerang. Alih-alih meraup untung besar, para pedagang justru gigit jari akibat penurunan omzet yang drastis.

Kondisi lesu ini dipicu oleh terbitnya Surat Edaran (SE) Bupati Tangerang Nomor B/200.1.3/13512/BKBP/2025 terkait imbauan larangan pesta kembang api dan petasan saat perayaan Natal dan Tahun Baru, ditambah faktor cuaca ekstrem yang melanda wilayah Tangerang.

Ardi Saputra, seorang pedagang kembang api di Pasar Cikupa, mengungkapkan bahwa pendapatannya terjun bebas hingga hampir 100 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

"Pada tahun baru 2025 penjualan bisa sampai Rp1,7 juta per hari. Sekarang, dapat Rp170 ribu saja sudah syukur," ujar Ardi saat ditemui pada Rabu, 31 Desember 2025.

Selain faktor regulasi, Ardi menyebut cuaca hujan menjadi penghalang bagi warga untuk keluar rumah dan membeli kembang api yang ia jual dengan kisaran harga Rp3.000 hingga Rp150.000 tersebut.

Kondisi serupa dialami Arie, pedagang di Pasar Gudang Tigaraksa. Ia mengaku omzetnya merosot jauh dari rata-rata Rp500 ribu per hari menjadi hanya sekitar Rp25 ribu.

Menurutnya, pelarangan jenis petasan tertentu (mercon) menjadi penyebab utama karena barang tersebut biasanya paling dicari pembeli.

"Yang bikin penjualan tinggi itu mercon. Karena dilarang, saya tidak berani jual. Apalagi kemarin ada polisi yang mengecek langsung ke dagangan saya," jelas Arie.

SPORT
Persita vs Persis Solo Digelar Tanpa Penonton, Pendekar Cisadane Kejar Rekor Poin Tertinggi

Persita vs Persis Solo Digelar Tanpa Penonton, Pendekar Cisadane Kejar Rekor Poin Tertinggi

Jumat, 22 Mei 2026 | 14:49

Pertandingan pekan terakhir atau jornada ke-34 BRI Super League 2025/26 antara Persita Tangerang melawan Persis Solo dipastikan berlangsung tanpa penonton.

HIBURAN
Tuntunzai Capybara Hadir di 32 Toko Toys Kingdom, Penggemar Bisa Ikut Meet and Greet

Tuntunzai Capybara Hadir di 32 Toko Toys Kingdom, Penggemar Bisa Ikut Meet and Greet

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:27

Karakter populer capybara kian mudah ditemui di Indonesia lewat Toys Kingdom yang resmi menghadirkan koleksi Tuntunzai Capybara di 32 gerainya di berbagai kota.

BISNIS
Pertama di Tangerang, FBC Clinic Hadirkan Teknologi XERF untuk Pengencangan Kulit Tanpa Nyeri

Pertama di Tangerang, FBC Clinic Hadirkan Teknologi XERF untuk Pengencangan Kulit Tanpa Nyeri

Rabu, 20 Mei 2026 | 19:26

FBC Aesthetic and Revitalization Center, klinik estetika premium di Gading Serpong, Tangerang, meluncurkan XERF by Cynosure Lutronic, sebuah teknologi pengencangan (skin tightening) dan pengangkatan kulit (skin lifting) generasi terbaru.

TEKNO
Begini Cara Cek KTP Dipakai Pinjol Ilegal atau Tidak, Bisa Lewat Online

Begini Cara Cek KTP Dipakai Pinjol Ilegal atau Tidak, Bisa Lewat Online

Rabu, 20 Mei 2026 | 12:33

Masyarakat bisa mengecek sendiri apakah KTP atau Nomor Induk Kependudukan (NIK) mereka pernah dipakai untuk pinjaman online (pinjol) tanpa izin.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill