Connect With Us

Diduga Akun Wabup Intan Tanggapi Kritik Komika Mega Salsabillah Soal Birokrasi Berbelit-belit: “Biar Saja, Dia yang Salah”

Fahrul Dwi Putra | Rabu, 31 Desember 2025 | 17:44

Tangkapan layar akun @intan.nurulhikmah diduga milik Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah menanggapi kritik Komika Mega Salsabillah. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Beredar di media sosial Instagram tangkapan layar sebuah percakapan pesan langsung diduga milik Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah, dengan akun @intan.nurulhikmah.

Akun tersebut merespons kritik terhadap birokrasi pelayanan kependudukan dan pencatatan sipil di Kabupaten Tangerang yang dilontarkan oleh Komika Mega Salsabillah. 

Dalam tangkapan layar yang beredar, akun dengan nama dan foto profil Intan Nurul Hikmah terlihat mengirim pesan langsung kepada Mega. Dalam salah satu pesan tertulis, 

“Ijin ya mba dukcapil td respon mba krn sy yg perintah kan sy respon keluhan mba. Kritik mba jd masukan buat kami semua,” demikian isi pesan tersebut. 

Namun, pada unggahan lain yang turut dibagikan Mega, muncul percakapan berbeda yang diduga masih berasal dari akun yang sama. 

“Biar aja pa dia yg salah kok pelayanan kita udh ada d kecamatan klo rt rw nya gk ada kan d luar kuasa kami,” tertulis pada isi tangkapan layar. 

Kalimat itu kemudian memicu reaksi warganet karena dianggap bernada defensif terhadap kritik yang disampaikan.

”Tetep Speak up mba,, kabupaten mah parah, mau ngurus sesuatu harus harus hari tertentu karena kecamatan tertentu juga.. Mbok belajar ke kotang, online juga bisa, dateng tinggal verifikasi dll..,” komentar akun @aprilpribadi.

Hal senada diungkapkan akun @irfan_alfandi, ia mengaku kesulitan mengurus KTP karena belangko selalu habis

”Aowkkwkwk udh ga rahasia umum. SUMPAH DEMI ALLAH KTP gw ajh baru jd setelah 2/3. Alesannya blangko kosong trs aowkkw,” tulisnya. 

”Kab.tangerang mah cukup dgn 300rb urusan anda cpt selesai. ytta,” timpal akun @y_ikhsan22.

Mega Salsabillah sendiri sebelumnya secara terbuka mengkritisi pelayanan birokrasi Disdukcapil Kabupaten Tangerang melalui video roasting yang diunggah di akun Instagram pribadinya, @mega_salsabillah. 

Dalam video tersebut, Mega menyoroti proses administrasi kependudukan yang dinilai berbelit-belit dan menyulitkan masyarakat.

“Buat orang-orang Kabupaten Tangerang yang ingin ngurusin surat, minimal banget nih lu harus izin kerja seminggu. Ga bisa tuh lu cuman sehari dateng karena birokrasi di Kabupaten Tangerang itu berbelit-belit, kaya kasus ijazah,” kata Mega Salsabillah pada Minggu, 28 Desember 2025.

Ia juga menyinggung kewajiban surat pengantar dari RT dan RW yang dinilai makin menghambat pengurusan berkas. 

“Nih lu kalo dateng Disdukcapil lu pasti dimintain surat pengantar dari RT/RW, belum lagi pas minta tandatangan kadang RT-nya ada belum tentu RW-nya ada. Kalo RT-nya ada, kita libur sudah abis,” ujarnya.

Belum lagi, kata Mega, pelayanan di Disdukcapil acapkali berujung pada warga yang harus bolak-balik antarinstansi. 

“Belum lagi nanti pas sampe di Dukcapil suruh balik ke kecamatan lah, suruh balik ke kelurahan lah, belum lagi orang-orang pemdanya yang masyallah, kita dateng pagi tetep aja dapetnya siang,” paparnya.

Mega juga menyinggung dugaan praktik percaloan yang membuat masyarakat semakin terbebani. 

“Ketika suruh ngantri eh malah udh jam pulang. Makanya kalo lu pengen cepet pake pelicin aja. Yaudah kalo lu sibuk banget lu pake calo aja. Calo makin banyak aja pengeluaran. Udah lama, keluar duitnya banyak, selesai ngurus surat kita udah jadi pengangguran,” pungkasnya.

Hingga berita ini ditulis, belum ada klarifikasi resmi dari Wakil Bupati Tangerang maupun pihak Pemerintah Kabupaten Tangerang terkait keaslian akun tersebut maupun maksud dari percakapan yang beredar.

KAB. TANGERANG
20 Ribu Pekerja Informal di Kabupaten Tangerang Belum Terlindungi Jaminan Sosial, Pemkab Ngarep Bantuan CSR

20 Ribu Pekerja Informal di Kabupaten Tangerang Belum Terlindungi Jaminan Sosial, Pemkab Ngarep Bantuan CSR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:13

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang mencatat masih ada sekitar 20.000 pekerja sektor informal di wilayahnya yang hingga saat ini belum tersentuh jaminan sosial.

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

BANDARA
Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:58

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyinggung penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik yang dinilainya masih kalah dominan dibandingkan bahasa Inggris.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill