TANGERANGNEWS.com-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang menyebut banjir di wilayahnya makin meluas sampai ke 40 desa di 15 kecamatan pada Minggu 8 Maret 2026, sore.
Kepala BPBD Ahmad Taufik menjelaskan curah hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi sejak Sabtu 7 Maret 2026 mengakibatkan banjir menerjang sejumlah wilayah.
"Untuk ketinggiannya relatif, antara 20 hingga 80 sentimeter, setiap wilayah itu berbeda-beda," jelas Taufik.
Taufik menyebut, 15 kecamatan yang terdampak banjir diantaranya yaitu Kecamatan Kelapa Dua, Tigaraksa, Rajeg, Kronjo, Pasar Kemis, Sepatan, Kresek, Sindang Jaya, Sepatan Timur, Gunung Kaler, Pakuhaji, Sukamulya, Kosambi, Balaraja, serta Kecamatan Pegedangan.
"Untuk titik terdalam itu ada di Kecamatan Rajeg dan Pasar Kemis," sebutnya.
Ia menjelaskan, banjir yang terjadi di 15 kecamatan itu menyebabkan sebanyak 9.000 keluarga terdampak.
Pihaknya masih terus melakukan evakuasi para korban banjir yang masih terisolasi di dalam rumah. Sebanyak 40 perahu telah diterjunkan ke seluruh titik banjir untuk membantu aksesibilitas warga yang terdampak.
"Tenda pleton sudah kami siapkan apabila dibutuhkan tenda untuk pengungsian atau dapur umum, dan lain sebagainya," tutur Taufik.
Taufik mengungkapkan, banjir yang terjadi di sejumlah wilayah telah menunjukkan penyusutan. Meski begitu, BPBD masih tetap berjaga-jaga kemungkinan banjir yang kian meluas bersamaan cuaca ekstrem yang diperkirakan akan berlangsung hingga beberapa hari ke depan.
"Kalau yang lama surutnya itu apabila sungai meluap. Alhamdulilah, aliran sungai di kita relatif aman, tetapi kita tetap mewaspadai itu," tutupnya.