Connect With Us

Pemkab Tangerang Bakal Hitung Hasil Penghematan Anggaran Efesiensi Energi

Muhamad Yusri Hidayat | Kamis, 9 April 2026 | 21:26

Kantor Bupati Tangerang di Puspemkab Tangerang, Tigaraksa. (@TangerangNews / Muhamad Yusri Hidayat)

‎TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang berencana menghitung kembali dampak dari penghematan anggaran yang dilakukan karena kenaikan harga minyak dunia imbas penutupan Selat Hormuz, Iran. 

‎Kepala Sub Bidang Penyusunan Anggaran Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Yudha Fajar Rahargo mengatakan, pihaknya berencana melakukan penghitungan anggaran kembali guna mengetahui berapa banyak anggaran yang berhasil dihemat pasca efisiensi energi. 

‎Adapun kebijakan efisiensi yang dilakukan Pemkab Tangerang meliputi, Work From Home (WFH) 50 persen bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tidak bersentuhan langsung dengan pelayanan masyarakat, serta menghemat konsumsi energi listrik bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang tengah WFH.

‎"Implementasi Efisiensi energi ini kan baru kita mulai, Akhir april nanti kita lihat evaluasi dari segi realisasi kan kita bandingkan dari Maret seperti apa gitu kan. Nanti akan kita sesuaikan pada saat APBD perubahan," ujar Yudha saat diwawancarai Tangerangnews, pada Kamis 9 April 2026.

‎Ia menambahkan, nantinya anggaran yang dihemat karena efisiensi akan digunakan untuk mengoptimalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) agar digunakan pada program-program yang sifatnya prioritas. 

‎"Nantinya akan kita alihkan anggaran itu untuk program-program prioritas seperti pendidikan, infrastruktur, pelayanan publik, kesehatan. Jadi semua sudah kita sesuai dengan mandatori," tambahnya. 

‎Diketahui, Kementerian Dalam Negeri mengeluarkan Surat Edaran Nomor 800.1.5/3349/SJ terkait Transformasi Budaya Kerja ASN di Lingkungan Pemerintah Daerah.

‎Dalam SE tersebut, terdapat Instruksi untuk melakukan pemangkasan perjalanan dinas bagi Kepala Daerah. 

‎Yudha menegaskan sebelum adanya instruksi tersebut, Pemkab Tangerang telah memangkas anggaran perjalanan dinas Kepala Daerah sebesar 50 persen sesuai Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja Negara.

‎"Perjalanan dinas tahun 2025, setelah kita mengikuti instruksi Presiden, kita menganggarkan sebesar Rp66,7 M," jelasnya. 

‎"Jadi sebelum ada SE ini, kita dalam menyusun anggaran pada awal tahun 2026 sudah mengacu pada Inpres nomor 1 dan sudah mengefisiensikan perjalanan dinas sesuai dengan sangat efisien. Anggaran tahun 2026 sebesar 59 M, di bawah anggaran perjalanan dinas tahun 2025," tegasnya. 

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

KOTA TANGERANG
Sejumlah Rumah Warga Tergenang Air Gegara Tanggul Irigasi Cadas-Kukun Jebol

Sejumlah Rumah Warga Tergenang Air Gegara Tanggul Irigasi Cadas-Kukun Jebol

Senin, 19 Oktober 2026 | 15:47

TANGERANGNEWS.com-Tanggul pada Kali Irigasi Cadas-Kukun yang berlokasi di Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Jebol pada Sabtu 17 Oktober 2026.

SPORT
Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 | 19:47

Tiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill