Connect With Us

Pemkab Tangerang Bakal Rapihkan 25 Desa Kumuh di Pesisir Utara

Muhamad Yusri Hidayat | Senin, 25 Mei 2026 | 20:18

Bupati Tangerang Maesyal saat sambutan di Tangerang International Development Seminar (TIDS) 2026, ICE BSD City, Kabupaten Tangerang, pada Senin 25 Mei 2026. (@TangerangNews / Muhamad Yusri Hidayat)

‎TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang berencana merehabilitasi kawasan Pesisir Utara dengan menargetkan sebanyak 25 desa.

Tujuan program tersebut dilakukan untuk mempercepat penghapusan kemiskinan ekstrem di wilayah kumuh.

Hal itu diungkapkan Bupati Tangerang Maesyal saat sambutan di acara Tangerang International Development Seminar (TIDS) 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Kabupaten Tangerang, pada Senin 25 Mei 2026.

‎Meurut Maesyal kebijakan penataan ini berpusat pada pengembangan wilayah pesisir yang diwujudkan melalui perbaikan standar permukiman, penyediaan sarana fisik, serta pemberdayaan ekonomi warga setempat.

‎"Beberapa kegiatan yang sudah kita jalankan penataan di wilayah pesisir, antara lain adalah Desa Ketapang. Kami membangun Ketapang ini dari tiga unsur yang betul-betul itu diharapkan oleh masyarakat sekitar," ujarnya.

‎Ia menjelaskan, 25 desa yang akan dibenahi itu berada di 8 kecamatan yang seluruhnya berada di kawasan pesisir utara Kabupaten Tangerang. 

Program tersebut telah mulai dilaksanakan di sejumlah wilayah, salah satunya berada di Desa Ketapang di mana 77 unit rumah layak huni dibangun untuk kesejahteraan warga setempat.

‎"Wilayah lainnya di Desa Tanjung Anom dilakukan juga upaya penataan sebagai langkah ekspansi. Di kawasan tersebut telah dibangun sebanyak 110 rumah layak untuk warga setempat," ungkapnya.

‎Menurut Maesyal pembenahan area pesisir ini terwujud berkat kerja sama dengan berbagai lini, termasuk pemerintah daerah, swasta, koperasi, serta Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang bergerak di bidang sosial.

‎"Diharapkan penataan pesisir terpadu ini mampu memutar roda ekonomi warga, mengubah kawasan kumuh, dan menciptakan lingkungan yang jauh lebih produktif," tutupnya.

HIBURAN
3 Tahun Tahan Sakit, Pria di Tangerang Ini Nyaris Lumpuh karena Saraf Kejepit

3 Tahun Tahan Sakit, Pria di Tangerang Ini Nyaris Lumpuh karena Saraf Kejepit

Senin, 25 Mei 2026 | 14:43

Kisah seorang pria asal Tangerang bernama Charis Nicholas Tanzil viral di media sosial setelah membagikan pengalamannya menghadapi saraf kejepit hingga nyaris mengalami kelumpuhan.

BISNIS
Ratusan UMKM di Kawasan BSD Diajari Promosi Pakai AI

Ratusan UMKM di Kawasan BSD Diajari Promosi Pakai AI

Sabtu, 23 Mei 2026 | 22:28

Ratusan UMKM di kawasan BSD City, Tangerang, diajari pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk promosi hingga dapat meningkatkan daya saing.

KOTA TANGERANG
Minyakita Langka, Ini Harga Cabai dan Bawang di Pasar Anyar Kota Tangerang Jelang Iduladha

Minyakita Langka, Ini Harga Cabai dan Bawang di Pasar Anyar Kota Tangerang Jelang Iduladha

Senin, 25 Mei 2026 | 18:41

Menjelang Hari Raya Iduladha 2026, sejumlah harga bahan pokok di pasar tradisional Kota Tangerang mulai mengalami kenaikan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill