Connect With Us

Polisi Perketat Penjagaan Pasca Pencurian Kabel KRL di Stasiun Daru Tangerang

Muhamad Yusri Hidayat | Jumat, 8 Mei 2026 | 23:51

Petugas Kepolisian memeriksa lokasi pencurian kabel counting head di jalur Commuter Line Green Line lintas Daru–Parung Panjang, Kabupaten Tangerang, pada Jumat 8 Mei 2026. (@TangerangNews / Muhamad Yusri Hidayat)

‎TANGERANGNEWS.com-Petugas kepolisian berencana melakukan pengetatan penjagaan di Stasiun Daru, Kabupaten Tangerang pasca kasus pencurian kabel counting head, pada Jumat 8 Mei 2026.

‎Kapolsek Tigaraksa AKP I Made Artana mengatakan pihaknya berencana meningkatkan patroli di sejumlah lintasan kereta api untuk mencegah peristiwa serupa terulang kembali. 

‎Ia menilai, aksi pencurian yang dilakukan oleh pelaku sangat berbahaya bagi keselamatan pengguna serta perjalanan kereta.

‎"Tentunya kami akan melakukan langkah-langkah patroli, ya patroli dan berkoordinasi secepat mungkin apabila ada peristiwa serupa," jelasnya.

‎Saat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di KM 50,5 lintasan Daru – Parungpanjang. Ditemukan adanya tiga kabel perangkat sinyal dengan panjang dua meter yang dicuri.

‎"Namun pada saat kami mengecek ke TKP, di sana didapati bahwa kondisi tersebut sudah dalam perbaikan," ujar Made. 

‎Made memaparkan, pihaknya belum dapat memastikan identitas serta motif dari terduga pelaku yang telah melakukan aksi pencurian tersebut.

‎"Namun tetap kami akan berkoordinasi ya dengan pihak KAI dalam hal ini Kepala Stasiun Daru untuk mencari bukti-bukti petunjuk, ya keterangan dari para saksi," tuturnya.

‎Sebelumnya, Aksi pencurian kabel counting head kereta api terjadi di jalur Commuter Line Green Line lintas Daru–Parung Panjang pada Jumat 8 Mei 2026.

Akibat aksi pencurian tersebut, sistem persinyalan otomatis di lintas tersebut menjadi terganggu dan perjalanan kereta harus diatur secara manual.

‎VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda menuturkan, pencurian perangkat persinyalan sangat membahayakan prosedural perjalanan kereta maupun keselamatan masyarakat. Pihaknya pun mengecam tindakan vandalisme tersebut.

‎Menurutnya, pelaku pencurian fasilitas perkeretaapian dapat dijerat pidana sesuai dengan Pasal 197 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian dengan ancaman hukuman penjara maksimal tiga tahun.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANTEN
Nyeri Lutut dan Panggul Jangan Dianggap Biasa, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Sendi

Nyeri Lutut dan Panggul Jangan Dianggap Biasa, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Sendi

Jumat, 6 November 2026 | 20:57

Nyeri lutut ketika menaiki tangga atau panggul yang terasa sakit saat berjalan kerap dianggap sebagai keluhan biasa, terutama pada orang yang mulai memasuki usia lanjut.

KAB. TANGERANG
Kebakaran Pabrik Kipas Angin di Tangerang Dipicu Korsleting Listrik

Kebakaran Pabrik Kipas Angin di Tangerang Dipicu Korsleting Listrik

Jumat, 6 November 2026 | 21:19

Kebakaran melanda sebuah pabrik kipas angin PT. Desen Nusantara Anugerah yang berlokasi di Jalan Raya Pasar Kemis, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang pada Jumat 6 November 2026, diduga dipicu korsleting listrik.

NASIONAL
Guru, Nakes, Damkar, hingga Satpol PP Paruh Waktu Naik Status Jadi Penuh Waktu Per 1 Januari 2027

Guru, Nakes, Damkar, hingga Satpol PP Paruh Waktu Naik Status Jadi Penuh Waktu Per 1 Januari 2027

Jumat, 6 November 2026 | 16:28

Pemerintah secara resmi memutuskan akan mengubah status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu menjadi PPPK penuh waktu mulai 1 Januari 2027.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill