Connect With Us

Terdeteksi Kasus PMK, 2 Kandang Sapi di Kabupaten Tangerang Diisolasi dan Dilarang Jualan

Muhamad Yusri Hidayat | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:11

Sapi kurban di salah satu lapak Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / Muhamad Yusri Hidayat)

‎TANGERANGNEWS.com-Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang menemukan hewan sapi yang terjangkit penyakit mulut dan kuku (PMK) pada di lokasi menjelang Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi.

‎Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Masyarakat Veteriner DPKP Kabupaten Tangerang Joko Ismadi menyebut pihaknya telah mengisolasi dua kandang yang ditemukan kasus PMK tersebut serta melarang hewan ternak tersebut dijual. 

‎"Itu tidak boleh dijual. Makanya kandang yang begitu, tidak kita fasilitasi dengan tanda sehat pada hewan dan juga tidak diizinkan untuk dijual," ujar Joko, Kamis 21 Mei 2026.

‎Joko menuturkan lokasi dua kandang yang terdeteksi kasus PMK itu berada di wilayah Kecamatan Panongan dan Rajeg.

‎"Satu kandang itu populasinya enam ekor, itu ada di dua lokasi," jelasnya.

‎Walau masih terdapat kasus PMK, DPKP menegaskan bahwa kondisi lapangan masih aman dan terkendali tanpa adanya laporan kematian ternak.

‎Mengingat Pulau Jawa berstatus zona merah PMK dan LSD, Joko menegaskan pihaknya akan memperketat pemeriksaan hewan kurban yang dijual di wilayahnya.

‎"Insyaallah ini sampai pelosok-pelosok, sampai masuk-masuk, bahkan di kandang yang punya tiga ekor aja kita periksa," ucapnya.

‎Joko menyebut, pihaknya akan melakukan pemeriksaan hingga ke peternakan kecil di pelosok daerah. Pemeriksaan tersebut dilakukan setiap hari oleh 66 petugas kesehatan hewan dan 30 dokter hewan.

‎"Antisipasinya kita memang biasanya dari daerah asal sapi itu, pemilik harus menyertakan kalau surat keterangan kesehatan hewannya," tuturnya. 

‎Guna menekan penularan, Joko memastikan program vaksinasi PMK terus berjalan dan kini telah menjangkau sekitar 4.000 ekor ternak di wilayah Kabupaten Tangerang.

‎"Kita juga rutin kunjungan dan monitoring ke peternak. Jadi begitu kita temukan indikasi gejala penyakit kita obati, vaksinasi kita juga masih berjalan terus," katanya.

‎Joko menambahkan percepatan penanggulangan penyakit ternak dilakukan dengan menggandeng Pemerintah Provinsi Banten dan Balai Besar Veteriner (BBVet) Subang.

‎"Jadi penanganan cepat. Siang kita laporan, sore BBVet Subang sudah datang membantu penanganannya," tambahnya.

BISNIS
Logeski Tawarkan Cara Baru Bersihkan Toilet Tanpa Perlu Banyak Menyikat

Logeski Tawarkan Cara Baru Bersihkan Toilet Tanpa Perlu Banyak Menyikat

Minggu, 13 September 2026 | 06:38

Logeski memperkenalkan Logeski Toilet Bowl Cleaner ke pasar Indonesia dengan konsep no-scrub cleaning.

BANTEN
Pencarian Rombongan Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Pencarian Rombongan Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Senin, 14 September 2026 | 21:42

Pencarian terhadap delapan orang yang terdiri atas lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang kontak di perairan Selat Sunda dilanjutkan selama tiga hari kedepan.

PROPERTI
Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Kamis, 10 September 2026 | 14:58

Paramount Land kembali menambah pilihan area komersial dengan menghadirkan Grand Boulevard Aniva ‘The Ultimate Grande Concept’, kawasan terbaru di Aniva @ Paramount Gading Serpong yang menawarkan lebih dari 10 fitur istimewa.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill