TANGERANGNEWS.com-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang mencatat ada sebanyak 20 pabrik yang berada di wilayahnya mengalami insiden kebakaran selama Januari hingga Selasa 30 Juni 2026.
Kepala BPBD Kabupaten Tangerang Achmad Taufik mengatakan penyebab kebakaran dari 20 perusahaan tersebut bervariasi, mulai dipicu masalah kelistrikan hingga mesin produksi.
"Kalau penyebabnya, variasi ada yang korsleting listrik, overhead mesin dan percikan api," ujarnya, dikutip pada Rabu 1 Juli 2026.
Ke-20 perusahaan tersebut berasal dari berbagai sektor. Akibatnya, kerugian yang dialami diperkirakan mencapai puluhan miliar.
"Kurang lebih sekitar Rp33 miliar, nilai kerugian yang dialami korban kebakaran," katanya.
Tak hanya krugian materil, insiden kebakaran juga menyebabkan para karyawan perusahaan terpaksa dirumahkan.
"Kalau yang PHK belum ada yang melaporkan, baru ada yang dirumahkan akibat kebakaran. Meskipun dirumahkan, para karyawan tetap mendapatkan upah," ucap Kabid Hubungan Industri (HI) Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Tangerang Kabupaten Tangerang Hendra.