TANGERANGNEWS.com- Sebanyak 22 anggota komunitas Polytron Electric Vehicle Riders (PEVR) Tangerang Raya berhasil menuntaskan perjalanan lintas provinsi dari Tangerang menuju Lampung dalam kegiatan "Explore Lampung–Mutun Beach".
Perjalanan tersebut memanfaatkan jaringan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dan Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU) milik PLN yang tersedia di sepanjang rute.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa motor listrik dapat digunakan untuk perjalanan antardaerah dengan dukungan perencanaan rute, pengelolaan daya baterai, serta ketersediaan infrastruktur pengisian daya.
Ketua Tim PEVR Tangerang Raya Noviansyah Abdul Arif mengatakan, perjalanan tersebut memberikan pengalaman sekaligus menambah keyakinan anggota komunitas dalam menggunakan motor listrik untuk menempuh perjalanan jarak jauh.
“Setelah berhasil menempuh perjalanan Tangerang–Lampung, kami semakin yakin bahwa motor listrik bukan hanya untuk perjalanan dalam kota. Dengan perencanaan rute dan pemanfaatan fasilitas pengisian daya yang tersedia, perjalanan lintas provinsi dapat kami jalani dengan nyaman dan tanpa rasa khawatir,” ujar Noviansyah.
Ia menjelaskan, sebelum perjalanan dimulai, seluruh peserta telah memetakan titik-titik pengisian daya yang akan digunakan selama perjalanan menuju Lampung.
“Fasilitas pengisian daya PLN menjadi salah satu andalan kami sepanjang perjalanan. Keberadaan titik pengisian membuat kami lebih percaya diri karena waktu berhenti dan kebutuhan baterai dapat direncanakan dengan lebih matang,” tambahnya.
Rombongan memulai perjalanan dari Kantor PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Cikupa.
Sebelum berangkat, seluruh motor listrik Polytron Fox Series yang digunakan peserta terlebih dahulu melakukan pengisian daya untuk memastikan kondisi baterai tetap optimal.
Manager PLN UP3 Cikupa, Didik Krismanto, menilai keberhasilan perjalanan tersebut menunjukkan bahwa motor listrik kini tidak lagi terbatas untuk mobilitas dalam kota.
“Pengalaman PEVR Tangerang Raya memperlihatkan bahwa motor listrik dapat digunakan untuk perjalanan lintas provinsi dengan persiapan yang matang. Kami mengapresiasi keberanian komunitas dalam mencoba sekaligus membagikan pengalaman nyata kepada masyarakat,” ujar Didik.
Menurutnya, perjalanan komunitas tersebut juga memperlihatkan bahwa keberadaan SPKLU dan SPLU PLN mampu mendukung perjalanan jarak jauh menggunakan kendaraan listrik.
“Pengalaman langsung dari komunitas menjadi bukti yang paling mudah dipahami masyarakat. Perjalanan ini menunjukkan bahwa motor listrik tidak hanya nyaman digunakan untuk mobilitas sehari-hari, tetapi juga dapat menjadi pilihan untuk menjelajah antarkota dan lintas provinsi,” tambah Didik.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Banten Tonny Bellamy mengatakan, pengembangan kendaraan listrik harus diimbangi dengan infrastruktur pengisian daya yang mudah diakses dan andal.
“PLN terus memperkuat SPKLU dan SPLU sebagai bagian dari ekosistem kendaraan listrik yang semakin berkembang. Kami ingin memastikan masyarakat memiliki kemudahan dan rasa percaya diri dalam menggunakan kendaraan listrik untuk berbagai kebutuhan mobilitas,” ujar Tonny.
Ia menambahkan, pengembangan infrastruktur kendaraan listrik menjadi bagian dari upaya mendukung transisi energi dan penggunaan energi yang lebih bersih.
“Transisi energi tidak hanya dibangun melalui teknologi, tetapi juga melalui kemudahan yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Karena itu, PLN akan terus memperluas kolaborasi dan menghadirkan layanan pengisian daya yang mendukung tumbuhnya budaya berkendara listrik di Indonesia,” tambahnya.