TANGERANGNEWS.com- Polresta Tangerang menyiagakan sekitar 200 personel gabungan untuk memantau pergerakan massa yang diperkirakan menuju Jakarta untuk mengikuti aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Pengamanan difokuskan pada sejumlah jalur yang berpotensi digunakan massa untuk menuju Jakarta, termasuk akses jalan, gerbang tol, stasiun kereta api, terminal, hingga wilayah perbatasan.
Kabag Ops Polresta Tangerang Kompol Raden Mochammad Sofian mengatakan, langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mengantisipasi keberangkatan massa dari wilayah Tangerang, khususnya pelajar.
"Kami mempersiapkan untuk mengantisipasi adanya masa yang akan ke Jakarta, khusus wilayah Tangerang. Tentunya kita mengantisipasi adanya para pelajar, baik itu anak-anak SMP maupun SMA, yang ikut aksi," katanya.
Sejumlah titik menjadi fokus petugas, di antaranya jalur perbatasan Gumarang yang menghubungkan Tangerang dengan Curug, akses Tol Metro, serta pintu Tol Balaraja Barat, Balaraja Timur dan Kedaton. Pemantauan juga dilakukan di jalur arteri Binuang.
Pengawasan serupa diterapkan di beberapa stasiun, yakni Stasiun Daru, Stasiun Tigaraksa dan Stasiun Cikoya. Personel juga ditempatkan di sejumlah objek vital dan kawasan terminal.
Menurut Raden, pengamanan tersebut melibatkan unsur kepolisian bersama TNI, Dinas Perhubungan dan Satpol PP.
"Untuk memaksimalkan pengamanan, Polresta Tangerang tidak bekerja sendiri. Sebanyak 200 personel kepolisian didukung oleh unsur TNI, Dinas Perhubungan (Dishub), dan Satpol PP untuk melaksanakan patroli skala besar," kata Raden.
Petugas juga diminta mengedepankan pendekatan persuasif, terutama ketika menemukan remaja atau pelajar yang diduga hendak berangkat menuju Jakarta untuk mengikuti aksi.
Raden mengatakan pola pengamanan akan disesuaikan dengan kondisi di lapangan. Pengetatan untuk sementara disiapkan hingga Minggu dan dapat berubah mengikuti perkembangan situasi keamanan.
"Terkait durasi pengetatan, pihak kepolisian akan melihat perkembangan situasi di lapangan. Untuk tahap awal, pola pengamanan dan penyekatan disiapkan hingga hari Minggu, dengan penyesuaian berkala bergantung pada dinamika situasi keamanan," pungkasnya.