Connect With Us

Modus Ikut Berteduh, Perampas Motor di Tangerang Terus Beraksi

| Kamis, 22 Maret 2012 | 16:43

Ilustrasi Perampok (ist / ist)

 
TANGERANG- Pelaku perampasan motor di Tangerang Raya terus beraksi. Kali ini, peristiwa perampokan itu terjadi lagi  di wilayah Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel). Korbannya adalah Irwan ,37, warga Perum Graha Mitra Citra, Panongan, Kabupaten Tangerang, Rabu (21/3) malam.
 
Informasi yang di dapat, korban saat itu tengah mengendarai sepeda motornya. Karena hujan, korban lalu  berteduh  di depan Indomaret Pakujaya, Jalan Raya Regency Graha Raya Bintaro, Kecamatan Serpong, Tangsel. 

Tak lama berselang kemudian datang dua orang pelaku yang berboncengan sepeda motor. Pelaku saat itu pura-pura berteduh sama dengan korban.
 
Namun, tiba-tiba, salah satu dari kedua orang tersebut  menodongkan senjata api ke arah korban, seraya meminta paksa dompet dan telepon genggam Irwan.
 
Lantaran takut ditembak, korban tak berdaya akahirnya menyerah tanpa perlawanan termasuk sepeda motor milik Irwan Honda Beat Nopol B-3336-NTB dibawa kabur pelaku. Peristiwa tersebut lalu di laporkan Irwan ke Polsek Metro Serpong.
 
Kasat Reskrim Polres Metro Kabupaten Tangerang Kompol Shinto Silitonga membenarkan adanya kasus pencurian kendaraan bermotor di wilayah Serpong, Tangerang Selatan. Tetapi dia membantah pelaku menggunakan senjata api.“ Namun tersangka tidak menggunakan senjata api, dan kami sudah melakukan penyidikan atas kasus ini “ kata Shinto Silitonga.
 
Shinto juga menambahkan  mengingat maraknya aksi kejahatan belakangan ini, pihaknya sudah melakukan peningkatan patroli dibeberapa lokasi yang dianggap rawan.
 
“Kami sudah melakukan pengamanan maksimal, walaupun keterbatasan anggota “ tegas Shinto.
 
Sementara itu Kapolres Kota Tangerang, Kombes Pol Bambang Priyo Andogo menambahkan, kalau pihaknya akan meningkatkan operasi rutin di tiap wilayah.
 
Ketika ditanya apakah ada perintah tembak ditempat kepada para pelaku kejahatan yang menggunakan senpi, Kapolres mengatakan kalau pihaknya akan tetap melakukan tindakan sesuai prosedur.
 
“ Semua tergantung situasi dan kondisi dilapangan, masing-masing anggota sudah mempunyai kewenangan diskresi dan kalaupun harus melakukan tindakan yang tegas, itu harus prosedural dan tidak semena-mena “ tegas Bambang Priyo Andogo . (DRA)

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

BANTEN
Dari Limbah Jadi Tas Premium, UMKM Binaan PLN Banten Sulap Karung Goni Jadi Produk Fashion Ramah Lingkungan

Dari Limbah Jadi Tas Premium, UMKM Binaan PLN Banten Sulap Karung Goni Jadi Produk Fashion Ramah Lingkungan

Senin, 18 Mei 2026 | 18:30

Tumpukan karung goni bekas yang biasanya berakhir sebagai limbah berubah menjadi produk fashion bernilai tinggi di tangan para pengrajin lokal binaan PLN UID Banten.

TOKOH
Dari Bengkel Kecil di Karawaci, Pengusaha Sepatu Ini Kini Produksi Ribuan Pasang untuk Puluhan Brand Lokal

Dari Bengkel Kecil di Karawaci, Pengusaha Sepatu Ini Kini Produksi Ribuan Pasang untuk Puluhan Brand Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:56

Sektor fesyen dan alas kaki merupakan salah satu industri kreatif yang masih potensial. Salah satunya digeluti Agus Eliawan atau yang lebih dikenal dengan sapaan Mas Gokil.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill