Connect With Us

Polisi Pastikan Mayat di Mauk Anak Punk yang Dibunuh

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 31 Juli 2012 | 15:48

Mayat tanpa identitas. (tangerangnews / ganang)



TANGERANGNEWS.com-Sesosok mayat anak punk ditemukan tergeletak dengan sejumlah luka di pinggir Jalan Raya Mauk Kronjo, Kampung Kendal, Desa Karang Anyar, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang, Selasa (31/7) pagi. Mayat laki-laki tanpa identitas tersebut diduga korban pembunuhan.

Mayat pertama kali ditemukan oleh tukang air, Udin, 30, yang melintas di TKP sekitar pukul 07.50 WIB. Ia melihat mayat dalam keadaan telungkup di rerumputan. "Saya kaget sekali. Ternyata orang itu sudah tewas. Ada luka seperti bekas gorokan dileher. Dan wajahnya penuh luka," katanya.

Saat ditemukan, tidak ada identitas pada diri korban. Warga sekitar juga tidak mengenali jenazah tersebut. Ciri-ciri korban menggunakan sweater cokelat dan celana panjang ketat warna cokelat, rambut gaya mohawk berwarna kemerahan di bagian ujungnya. Temuan itu langsung dilaporkan ke Polsek Mauk.
 



Kapolsek Mauk AKP Suhendar mengatakan, mayat tersebut dipastikan korban pembunuhan, karena terdapat luka gorok dibagian leher, luka sayatan di tangan dan kaki kiri serta dibagian wajah. "Dari luka yang ditemukan, kita pastikan korban pembunuhan," ungkapnya.

Suhendar menambahkan, saat olah TKP tidak ditemukan barang bukti yang mencurigakan. Diduga korban dibunuh ditempat lain, lalu di buang di Jalan Raya Mauk.
"Kemungkinan korban di buang pada malam hari. TKP memang sepi saat malam hari. Apalagi di sekitar jalan hanya persawahan," ungkapnya.

Pihaknya masih menyelidiki kasus ini dengan memriksa saksi-saksi. Kini mayat korban dibawa ke RSU Kabupaten Tangerang untuk diotopsi. (RAZ)
MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KOTA TANGERANG
Pesan Rektor UMT untuk Lulusan FISIP 2026: Jangan Berhenti Belajar Setelah Pegang Ijazah

Pesan Rektor UMT untuk Lulusan FISIP 2026: Jangan Berhenti Belajar Setelah Pegang Ijazah

Senin, 21 September 2026 | 20:00

Rektor Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) Dr. Warsito, M.Si., meminta para lulusan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) untuk tidak berhenti belajar setelah menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi.

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

PROPERTI
Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Kamis, 10 September 2026 | 14:58

Paramount Land kembali menambah pilihan area komersial dengan menghadirkan Grand Boulevard Aniva ‘The Ultimate Grande Concept’, kawasan terbaru di Aniva @ Paramount Gading Serpong yang menawarkan lebih dari 10 fitur istimewa.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill