Connect With Us

Warga Legok Tanami Jalan dengan Pohon, Ngarep KPK Turun Tangan

| Senin, 10 September 2012 | 22:04



Reporter : Handoyo

TANGERANG
- Ratusan warga di sepanjang Jalan Veteran (Jalan Pos 2), Desa Rancak Gong, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang melakukan aksi menanami jalan tersebut dengan pohon pepaya, pisang dan pohon lain-nya, sekitar pukul 21.00 WIB hingga berita ini diturunkan.
Warga merasa kesal,  karena selama ini Pemkab Tangerang tidak  pernah perduli terhadap kondisi jalan yang sudah rusak bertahun-tahun itu.

Berdasarkan pemantauan di lokasi, demo itu dilakukan oleh warga selepas hujan deras.
"Kami tanami jalan ini dengan pohon, karena kondisi jalan ini sudah tidak layak di lalui kendaraan. Selain berlubang, debu-nya masuk ke dalam rumah warga," ujar Sugi, warga sekitar  lokasi.

Dan hampir tiap hari,  kata dia, tidak sedikit pengguna jalan  yang jatuh karena  kendaraan roda duanya terpelosok ke dalam lobang. Bahkan, kendaraan  roda empat pun sering terguling lantaran menghindari lubang dan terperosok ke dalam parit yang ada di sisi jalan tersebut.

"Pajak selalu kami bayar. Tetapi kenapa jalan ini bertahun-tahun tidak pernah di perbaiki. Lalu dikemanakan uang rakyat itu," kata Sugi yang diamini warga lainnya.

Lebih jauh Sugi menjelaskan, ketika Pilkada Bupati Tangerang 2007 lalu di gelar, Bupati Tangerang Ismet Iskandar pernah berjanji, seluruh jalan di Kabupaten Tangerang akan  diperbaiki bila terpilih kembali. Namun kenyataannya, sampai saat ini tidak dilaksanakan.

"Saya sudah tidak percaya lagi. Karena slogan yang pernah dia (Bupati) janjikan dulu, bukan janji tapi bukti, ternyata terbalik, yaitu  bukan bukti  tapi janji," katanya.

Karenanya,  kata Sugi, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) harus turun  mengusut kemungkinan  korupsi yang terjadi di Kabupaten Tangerang. Mengingat uang rakyat yang ada di daerah itu tidak seluruhnya terserap oleh pembangunan yang ada.

Hingga berita ini di susun. Demo masih berlanjut. Bahkan warga tidak segan turun ke parit untuk mengambil rumput yang ditebar di badan jalan.

BANTEN
Pemprov Banten Dorong Elektrifikasi KRL Rangkasbitung–Merak, Investasi Capai Rp1,29 Triliun

Pemprov Banten Dorong Elektrifikasi KRL Rangkasbitung–Merak, Investasi Capai Rp1,29 Triliun

Sabtu, 3 Oktober 2026 | 23:06

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mematangkan rencana percepatan elektrifikasi dan pembangunan jalur ganda (double track) kereta api relasi Rangkasbitung–Merak.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

BANDARA
Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Jumat, 25 September 2026 | 20:04

Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill