Connect With Us

Mandi di Kali Cidurian, Dua Bocah Hanyut

| Kamis, 11 Oktober 2012 | 19:47

Ilustrasi tenggelam. (tangerangnews / merdeka)

Reporter : Rangga A Zuliansyah
 
TANGERANG-Dua bocah hanyut ketika sedang mandi di Kali Cidurian, Kampung Selapajang, Desa Carenang, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, Rabu (10/10) siang. Setelah dilakukan pencarian oleh tim SAR, keduanya ditemukan sudah dalam keadaan tidak bernyawa pada Kamis (11/10), sekitar pukul 06.00 WIB.
 
Kedua bocah tersebut diketahui bernama M Fahrizal Al Zikri, 8, warga Kampung Pasir Muncang, RT 01/02, Desa Carenang, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, dan Dinda, 10, Kampung Selapajang RT 01/01, Desa Cisoka, Kabupaten Tangerang.
 
Paman korban M Fahrizal Al Zikri, Syamsudin, 48, menjelaskan, peristiwa itu bermula ketika keponakannya bersama Dinda dan teman-temannya, sedang bermain di Kali Cidurian sekitar pukul 13.00 WIB. Kemudian Fahrizal turun ke kali untuk mandi, namun teman-temannya tidak ikut.
 
“Sewaktu dia mandi, tiba-tiba dia minta tolong, mungkin dia masuk ke tempatyang lebih dalam. Kemudian Dinda mencoba menarik tangan Fahrizal, tetapi dia ikutan hanyut,” katanya.
 
Keduanya hilang terbawa arus kali. Peristiwa itu pun di laporkan teman-teman korban kepada pihak keluarga. Kemudian, warga setempat melakukan pencarian sekitar pukul 13.30 WIB. Lalu sekitar pukul 18.00 WIB,  delapan orang tim SAR dari kantor Damkar Curu, Kabupaten Tangerang, datang ke di lokasi untuk membantu proses pencarian dua bocah tersebut.
 
Kapolsek Cisoka AKP Agus Hermanto membenarkan peristiwa tewasnya dua anak yang terseret arus kali Cidurian. Menurutnya, proses pencarian dilakukan team SAR menjadi 2 team tim yang menggunakan perahu karet dan turun langsung kedalam kali.
 
“Setelah pencarian selama satu malam, akhirnya dua korban ditemukan pada Kamis (11/10) sekitar pukul 06.00 WIB. Namun dua anak ini sudah dalam keadaan meninggal dunia,” katanya.
 
Menurut Kapolsek, jenazah Dinda pertama kali ditemuan oleh ketua RT 01 bernama Bai, ketika sedang buang air besar di kali Cidurian. Dinda ditemukan dalam keadaan tertelungkup dan masing dengan mengenakan pakaian training warna kuning. “Sementara korban M Fahrizal Al Zikri ditemukan tidak jauh dari lokasi dimana Dinda ditemukan. Saat ditemukan, Fahrizal dalam posisi terlentang dan telanjang," ungkapnya.

SPORT
Targetkan 3.000 Peserta, Tangerang 10K 2026 Sediakan Posisi Start Terdepan hingga Festival Kuliner

Targetkan 3.000 Peserta, Tangerang 10K 2026 Sediakan Posisi Start Terdepan hingga Festival Kuliner

Sabtu, 8 Agustus 2026 | 18:59

Perhelatan akbar yang digelar Harian Kompas bersama bank bjb dan Pemeritah Kota (Pemkot) Tangerang ini menghadirkan program The Frontliner hingga jumlah kuota peserta yang lebih banyak dari tahun sebelumnya,

TANGSEL
Lawan Hoaks di Dunia Digital, Diskominfo Tangsel Dorong PCNU Bikin Konten Dakwah Sejuk

Lawan Hoaks di Dunia Digital, Diskominfo Tangsel Dorong PCNU Bikin Konten Dakwah Sejuk

Sabtu, 8 Agustus 2026 | 18:17

Arus disrupsi digital yang bergerak kian masif menuntut organisasi keagamaan seperti Nahdlatul Ulama (NU) untuk tidak sekadar ikut tren, melainkan wajib menjadi garda terdepan dalam merawat ruang digital dari ancaman hoaks

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill