Connect With Us

Nela Pernah Ditiduri, Malehan Nekat Bunuh Ardi

| Kamis, 17 Januari 2013 | 11:47

ilustrasi. (tangerangnews / dira)

 

TANGERANG-Misteri kasus pembunuhan terhadap Abis Saputra alias Ardi,27, yang terjadi pada November 2012 lalu akhirnya terungkap.

Diketahui motif pembunuhan itu karena adanya dendam cinta segitiga. Petugas Polsek Balaraja Kabupaten Tangerang berhasil menangkap pelakunya, yang ternyata suami istri, yakni Malehan, 24, dan Nela, 24. Keduanya dibekuk di Purwokerto, Jawa Tengah.

"Pelaku ditangkap di sebuah terminal di Purwokerto. Sebelumnya pelaku telah melarikan diri ke Blitar dan Banyumas," ujar Kanit Reskrim Polsek Balaraja, Iptu Lily Ilyana Feryanto.

Diketahui sebelumnya, Ardi ditemukan tak bernyawa pada 19 November 2012 lalu di Kampung Kiara Desa Cangkudu, Kecamatan Balaraja.

Ditubuhnya terdapat tiga tusukan bekas benda tajam. Saat itu motor dan uang korban tidak dibawa pelaku.


Polisi pun mencurigai, motif pelaku bukanlah perampokan. Benar saja, setelah melakukan pemeriksaan saksi-saksi dan pelacakan, kecurigaan polisi mengarah kepada Malehan dan Nela.


"Ada motif cinta segitiga. Nela mengandung, kemudian dinikahi Malehan. Setelah menikah, Malehan mengorek keterangan kepada istri sah-nya tersebut," katanya.


Adapun pertanyaan Malehan, yakni selain dengan dirinya, Nela telah berhubungan badan dengan siapa lagi?.

Nela sang istri yang baru dinikahi satu hari itu menyebut nama korban. "Mendengar jawaban istrinya itu, pelaku sakit hati. Keduanya bersama-sama melakukan pembunuhan kepada korban," ujar Lily.


Tanpa melakukan konfirmasi, Malehan yang telah gelap mata mengeksekusi Ardi.

Ironisnya, aksi tersebut dia lakukan sehari setelah dirinya menikah dengan Nela. Setalah melakukan pembunuhan, keduanya pun kemudian melarikan diri.
"Kami lacak dia, tetapi selalu berpindah. Mulai ke Blitar dan Banyumas. Satu tersangka lagi masih kita buru, identitas dan perannya belum bisa kami ungkap," jelasnya.

Ardi adalah seorang yang berprofesi sebagai buruh di PT Sumber Graha Sejahtera, sebuah perusahaan yang memproduksi triplek di Jalan Raya Serang Km 24, Desa Sentul Jaya, Kecamatan Balaraja.


Jasad Ardi ditemukan warga di Kampung Kiara Desa Cangkudu, Kecamatan Balaraja dalam kondisi tergeletak dengan tiga luka tusukan ditubuhnya. Warga Pringsewu, Lampung itu diketahui keluar dari pabrik sekitar pukul 22.00 WIB. Saat itu korban yang bekerja di shift dua berpamitan kepada temannya untuk pulang ke kontrakannya dikawasan Cangkudu. Diduga korban menemui seseorang lebih dulu saat perjalanan menuju kontrakannya.
 
KOTA TANGERANG
Netizen Keluhkan Parkir Liar Getok Harga di Kawasan Kuliner Laksa Tangerang

Netizen Keluhkan Parkir Liar Getok Harga di Kawasan Kuliner Laksa Tangerang

Jumat, 2 Oktober 2026 | 13:45

Kawasan Kuliner Laksa di Jalan Moh. Yamin, Kota Tangerang mendadak jadi sorotan publik setelah keluhan soal parkir liar viral di media sosial.

OPINI
Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Jumat, 18 September 2026 | 20:40

Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill