Connect With Us

KPU Kota Tangerang Dinilai Tebang Pilih

| Selasa, 23 Juli 2013 | 18:36

Salah satu pendemo memberikan Ayam Negeri kepada Ketua KPU Kota Tangerang Syafril Elain . (tangerangnews / rangga)

TANGERANG-Puluhan warga yang mengatas namakan Koalisi Masyarakat Kota Tangerang Peduli Pilkada Bersih mendemo KPU Kota Tangerang, Selasa (23/7). Mereka menuding KPU tebang pilih  terhadap salah satu bakal calon.

 
Puluhan massa juga memberikan binatang ayam negeri   kepada Ketua KPU Kota Tangerang Syafril Elain sebagai simbolis KPU tidak tegas dengan aturannya.

"KPU Kota Tangerang tidak konsisten dalam menyelenggara Pemilukada. Salah satu contohnya meloloskan pasangan Arief dan Sachrudin dalam hasil penelitian ulang kelengkapan dan perbaikan persyaratan bakal calon tanggal 13 Juli 2013," kata Heru, dalam orasinya.

Heru menambahkan, berdasarkan berkas pemberitahuan hasil penelitian ulang kelengkapan persyaratan bakal calon dan wakil wali kota Tangerang No. 377/KPU-Kota-015.436421/VII/2013, pada poin 17 tentang formulir surat pernyataan pengunduran diri dan tidak aktif dalam jabatan negeri bagi PNS, TNI dan Polri, pasangan Arief-Sachrudin dinyatakan Memenuhi Syarat (MS).

"Padahal di dalam keterangan, klarifikasi yang dilakukan oleh KPU Kota Tangerang belum ada jawabannya. Dan apabila pada penetapan pasangan calon belum ada surat pemberhentian dari jabatan PNS, maka status memenuhi syarat tersebut akan dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS)," katanya.

Koordinator Aksi demo Nanang Hartono menegaskan, jika bakal calon belum memiliki surat
pemberhentian dari jabatan PNS, kenapa dinyatakan MS?

"Berarti proses Pilkada sudah dicederai. Ada indikasi KPU tebang pilih," ujarnya.
Sementara Ketua KPU Kota Tangerang Syafril Elain menegaskan,  bahwa pihaknya menyelenggarakan pemilu sesuai UU dan peraturan yang berlaku. Pihaknya tidak akan menganulir hasil keputusan yang sudah berdasarkan rapat pleno.

"Tidak akan ada penyimpangan. Kita sudah bekerja sesuai peraturan, saran dari masyarakat juga kami jadikan petimbangan. Jadi keputusan KPU tidak akan dirubah," tukasnya.(RAZ)
 
 
MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill