Connect With Us

2 Massa Pendukung Calon Wali Kota Nyaris Bentrok

| Jumat, 26 Juli 2013 | 15:34

Kedua pendukung pasangan calon nyaris bentrok. (TangerangNews / Azie)

TANGERANG-Ratusan massa pendukung Arief R Wismansyah-Sachrudin yang hendak mendemo di KPU Kota Tangerang dihadang pendukung massa Abdul Syukur-Hilmi Fuad di Jalan Nyi Mas Melati, Jumat (26/7).

Sempat terjadi ketegangan antara kedua kubu ini. Massa Arief tetap memaksa ingin demo ke KPU Kota Tangerang. Namun massa Abdul Syukur bersama Pemuda Pancasila menjaganya.

Aparat kepolisian yang jumlahnya tidak sebanding dengan massa pendukung calon berusaha mengamankan aksi tersebut.

"Kami coba menuntut keadilan, kita tidak ingin saling berdebat dan berbenturan. Kita bersaudara, jadi kita minta sama-sama menjaga kondusifitas, sama-sama menjaga kedamaian aksi kita," ujar salah satu pendukung Arief-Sachrudin.

Sementara Koordinator Aksi massa Abdul Syukur-Sachrudin, Wahyu meminta agar tidak mengintimidasi KPU. Pihak Arief diharapkan menerima keputusan tersebut. "Biarkan KPU yang memutuskan, hormati keputusan KPU," tukasnya.(RAZ)

OPINI
Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Rabu, 17 Juni 2026 | 16:23

Demo yang digelar Mahasiswa beberapa waktu lalu, terkait protes kenaikan harga BBM menunjukan jika kenaikan harga BBM menjadi masalah besar di negeri ini, membuat kehidupan masyarakat bertambah sulit.

KAB. TANGERANG
Terancam 3 Pasal Pidana, Ini Deretan Pencemaran Pabrik Oli Bekas yang Disegel KLH di Panongan

Terancam 3 Pasal Pidana, Ini Deretan Pencemaran Pabrik Oli Bekas yang Disegel KLH di Panongan

Minggu, 21 Juni 2026 | 17:21

Penyegelan PT BPE, pabrik pemanfaatan oli bekas di Desa Ciakar, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang oleh Kementerian Lingkugan Hidup (KLH), pada Sabtu 20 Juni 2026, mengungkap bobroknya tata kelola limbah di perusahaan tersebut.

BANDARA
Ngaku Mau Liburan ke Kamboja, 3 WNI Digagalkan Berangkat Kerja Secara Ilegal di Bandara Soetta

Ngaku Mau Liburan ke Kamboja, 3 WNI Digagalkan Berangkat Kerja Secara Ilegal di Bandara Soetta

Jumat, 19 Juni 2026 | 20:08

Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta (Soetta) berhasil mencegah keberangkatan tiga warga negara Indonesia (WNI) yang diduga hendak bekerja secara ilegal atau nonprosedural di Kamboja.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill