Connect With Us

Urai Kemacetan CCTV Canggih Dipasang Rp15 Miliar

Dira Derby | Selasa, 17 September 2013 | 17:34

Petugas Dishub menunjukkan ruangan ATCS (Dens Bagoes Irawan / TangerangNews)


TANGERANG-Untuk mengurai kemacetan di wilayah Kota Tangerang, pemerintah setempat serius menghadapinya persoalan macet yang terus terjadi.  Pemkot Tangerang pun membangun area traffic control system (ATCS). Fungsinya untuk memantau traffic dan mengatur waktu traffic light atau lampu merah. 

Kepala Seksi Teknik Lalu Lintas Tri Wibowo, Selasa (17/09) mengatakan, sesungguhnya, ATCS itu sudah berjalan sejak 2011. Namun, fasilitasnya terus dilengkapi hingga sampai saat ini memiliki 23 titik dari hanya delapan titik.

"Sekarang dilengkapi dengan papan ‎informasi elektronik atau variabel message sign yang berfungsi untuk mengupdate informasi jalan. Sehingga pengguna jalan bisa menghindari jalan yang padat kendaraan," terangnya. 

 Selain berguna untuk memantau traffic, pihaknya juga meyakini akan membantu petugas kepolisian jika sampai terjadi kecelakaan. Peristiwa kecelakaan yang sampai ke pengadilan, menurut dia, tentu akan membutuhkan barang bukti dan informasi peristiwa.
 
"Dengan CCTV ini, kita record terus 24 jam. Ini sering diminta sama petugas polisi saat ini ketika ada peristiwa kecelakaan," terangnya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang Ivan Yudianto mengatakan, seluruh biaya pada kelengkapan ATCS tersebut menghabiskan anggaran Rp15 miliar.  “Sejak 2011 hingga 2013 total sudah Rp15 miliar,” terangnya.   Pantauan di ruang ATCS, teknologi CCTV tersebut memeng terlihat berkualitas. “Bisa dibedakan, kalau punya Polda atau DKI kan banyak bufferingnya dan tak jelas gambarnya. CCTV di sini jernih, seperti real,” tambah Ivan. 
MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BISNIS
IHSG Anjlok 4,31 Persen, Indonesia Terancam Jadi Setara Zimbabwe

IHSG Anjlok 4,31 Persen, Indonesia Terancam Jadi Setara Zimbabwe

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:37

IHSG kembali dibuka dalam tekanan berat pada perdagangan Senin, 19 Oktober 2026. Indeks Harga Saham Gabungan langsung anjlok 4,31% ke level 4.961,87 atau turun 223 poin dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya. 

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill