Connect With Us

Dari 120 Pelajar, Polisi Tahan 7 Siswa

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 14 Oktober 2013 | 15:49

Pelajar yang diamankan petugas Polsek Tangerang. (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)


TANGERANG-Polisi telah memulangkan ratusan pelajar Kota Tangerang yang diduga ikut tawuran pada Sabtu (12/10). Namun tujuh pelajar diantaranya masih ditahan karena kedapatan membawa senjata tajam dan menjadi provokator.

Kapolres Metro Tangerang Kombes Pol Riad mengatakan, ke tujuh pelajar tersebut masih ditahan untuk diperiksa lebih lanjut terkait kepemilikaan sajam. Namun ia enggan menyebutkan nama dari ke tujuh pelajar yang ditahan.

"Mereka belum dibolehkan pulang. Hanya boleh di jenguk keluarganya saja. Masih kita mintai keterangan," ujarnya, Minggu (13/10).

Ditambahkan Kapolres, jika dalam proses pemeriksaan nantinya ditemukan kesalahan fatal, maka mereka bisa ditetapkan sebagai tersangka.

"Untuk status tersangka memang belum ada. Nanti kita lihat perkmebangan proses lebih lanjut," terangnya

Kapolres menambahkan, pihaknya akan lebih menggiatkan program pembinaan terhadap para pelajar agar hal seperti itu tidak terulang lagi. Terlebih, dukungan dari orang tua dan lingkungan sekolah juga sangat diperlukan.

"Kalau sudah begini, harus menjadi tanggung jawab bersama. Agar mereka bisa menjadi generasi penerus yang bermanfaat," jelasnya.

Sebelumnya, sebanyak 120 pelajar dari sejumlah SMK Kota Tangerang dan wilayah Jakarta, Sabtu (12/10) sore, diamankan petugas Polsek Tangerang Kota, di Jalan Jendral Sudirman, Cikokol. Mereka diduga terlibat rencana tawuran di kawasan pendidikan tersebut.

Ratusan pelajar yang terdiri dari SMK PGRI 2 Tangerang, SMK PGRI 11 Serpong, SMK Bhipuri Serpong, SMK Korpri Balaraja dan SMK Cengkareng itu, rencananya akan melakukan penyerangan ke SMA dan SMK Yuppentek yang berada dikawasan Cikokol, Kota Tangerang.

Tidak hanya itu, petugas juga menemukan sejumlah sejata tajam yang mereka sembunyikan didalam sebuah truk yang mereka tumpangi.
BANDARA
2 Penerbangan Dibatalkan Dampak Kabut Asap Karhutla, Bandara Soetta Siapkan Langkah Mitigasi

2 Penerbangan Dibatalkan Dampak Kabut Asap Karhutla, Bandara Soetta Siapkan Langkah Mitigasi

Jumat, 16 Oktober 2026 | 19:40

Bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia berdampak langsung pada sektor penerbangan.

AYO! TANGERANG CERDAS
Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Senin, 19 Oktober 2026 | 18:28

BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill