Connect With Us

Hentikan Polemik Pilkada Kota Tangerang!

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 27 Oktober 2013 | 19:00

Mahkamah Konstitusi (MK) (tangerangnews / dira)


TANGERANG-Proses Pilkada Kota Tangerang yang saat ini masih berlarut-larut di meja Mahkamah Konstitusi (MK) membuat masyarakat Kota Tangerang berharap cepat tuntas. Sebab, mereka khawatir jik Kota Tangerang tidak segera dipimpin Walikota dan Wakil Walikota yang definitif akan menghambat sejumlah program pembangunan dan pelayanan publik.

"Jika wali kota sampai saat ini belum ada kepastian, maka program apa yang nantinya akan dijalankan untuk masyarakat," kata Ahmad Sahril ,35, warga Batu Ceper, Minggu (26/10).

Sahril berharap agar MK secepatnya memutuskan perkara ini agar masyarakat tenang dan tahu tentang masa depan Kota Tangerang lima tahun ke depan. Karena, banyak pembenahan yang perlu dilakukan kepala daerah ke depannya, seperti pengurangan titik banjir, mengurai kemacetan dan peningkatan infrastruktur pembangunan.


"Kemajuan Kota Tangerang sudah setara dengan Jakarta. Kalau pemimpinnya masih menggantung nasibnya, bagaimana nanti. Otomatis banyak program yang menggantung," tambahnya.


Hal serupa juga disampaikan oleh Muhammad Dadan (47), warga Kecematan Benda. Dadan berharap agar semua pihak yang sebelumnya terlibat dalam Pilkada Kota Tangerang, khususnya para kandidat untuk legowo dan ikut bersama - sama membangun Kota Tangerang.


Menurut dia, membangun Kota Tangerang tidak harus menjadi pejabat publik. Akan tetapi, membangun bisa dilakukan dengan berbagai cara termasuk membantu dalam pengawasan dan kontrol. Jangan sampai uang dihabiskan untuk pendanaa pemilu saja tetapi dialihkan bagi peningkatan sarana dan prasarana masyarakat.


"Setiap calon kan sudah siap menang dan kalah. Waktunya untuk bergotong - royong membangun Kota Tangerang," katanya.


Sementara itu, Ketua MUI Kecamatan Benda, H. Fathurrahman mengatakan,  jika semua pihak pemangku kepentingan harus bisa menjaga kondusifitas keamanan masyarakat pasca pemilukada. Walaupun kini proses pemilukada sedang dalam proses hukum di MK.Namun, jangan sampai membuat keresahan di masyarakat dan memecah belah persatuan dan kesatuan. Sebab, masyarakat sudah memberikan haknya dan menentukan pilihannya. Apapun hasilnya, harus diterima semua pihak.


"Jangan sampai Kota Tangerang ini terpecah belah. Kepentingan masyarakat harus diutamakan," ujarnya.


Pilkada Kota Tangerang yang dilaksanakan 31 Agustus lalu telah menetapkan pasangan Arief-Sachrudin sebagai pemenang. Namun, dalam perjalannya digugat oleh pasangan Abdul Syukur-Hilmi Fuad dan Harry Mulya Zein-Iskandar.

MK menyatakan,  tidak ditemukannya pelanggaran yang terstruktur, sistematis dan masif dalam Pilkada Kota Tangerang. MK hanya meminta KPU Banten untuk melakukan tes kesehatan kepada Ahmad Marju Kodri-Gatot serta verifikasi ulang partai pendukung pasangan Harry Mulya Zein-Iskandar dan Ahmad Marju Kodri-Gatot.
OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

BANTEN
Mulai Dibangun, DPD RI Banten Bakal Punya Kantor Baru Senilai Rp10 Miliar

Mulai Dibangun, DPD RI Banten Bakal Punya Kantor Baru Senilai Rp10 Miliar

Rabu, 5 Agustus 2026 | 21:14

Pembangunan Kantor Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Provinsi Banten mulai berlangsung di Kota Serang, Rabu, 5 Agustus 2026.

TANGSEL
Polsek Serpong Musnahkan 46 Juta Butir Obat Keras Ilegal Senilai Rp230 Miliar

Polsek Serpong Musnahkan 46 Juta Butir Obat Keras Ilegal Senilai Rp230 Miliar

Selasa, 4 Agustus 2026 | 18:52

Polsek Serpong, Polres Tangerang Selatan (Tangsel) memusnahkan sebanyak 46 juta butir obat keras golongan G dengan berbagai jenis. Obat keras itu merupakan hasil penggerebekan gudang di Jalan Raya Bogor, kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur.

BANDARA
Bergabung ke Terminal Khusus 2F Bandara Soetta, 4 Maskapai Baru Layani Jemaah Umrah Mulai 7 Agustus

Bergabung ke Terminal Khusus 2F Bandara Soetta, 4 Maskapai Baru Layani Jemaah Umrah Mulai 7 Agustus

Rabu, 5 Agustus 2026 | 19:54

Empat maskapai internasional resmi bergabung untuk melayani keberangkatan dan kedatangan jemaah umrah di Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang, mulai 7 Agustus 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill