Connect With Us

MK Dituding Sengaja Menggantung Pilkada Kota Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 10 November 2013 | 18:46

Mahkamah Konstitusi (MK) (tangerangnews / dira)



TANGERANG-Mahkamah Konstitusi dituding pengamat politik Universitas Indonesia, Arbi Sanit telah menggantung penyelesaian sengketa Pilkada Kota Tangerang. Hal itu dikatakan Arbi, karena pada Pilkada Kota Tangerang tidak terbukti adanya pelanggaran yang Terstruktur, Sistematis dan Masif.
 
“Namun, karena adanya skenario membuat penyelesaian sengketa ini menjadi a lot,” ujarnya.

     Meskipun, dirinya berkeyakinan jika sengketa Pilkada Kota Tangerang sudah ada hasilnya. Namun, karena ada konflik di para hakim membuat penyelesaiannya lama.
  
Akibatnya, dibuka babak baru dengan perkara lainnya oleh hakim misalnya urusan dukungan partai Hanura. Semestinya, MK sudah bisa memutus perkara dengan melihat laporan dari KPU.

    "Hakim MK dilematis memutus perkara ini sebab tersegel oleh kepentingan. Sebab masih ada keraguan di dalam internal hakim," ujarnya.


    Arbi juga menuturkan, dalam Pilkada Kota Tangerang, perlu adanya gerakan dari masyarakat agar hakim tidak ragu. "MK sedang hancur karena masalah penangkapan Akil. Maka perlu gerakan masyarakat untuk mendukung penyelesaian kasus ini," katanya.


    Pengamat Hukum Tata Negara, Refly Harun mengatakan, dirinya masih melihat jejak Akil dalam Pilkada Kota Tangerang.


    Sebab, suap terhadap Akil tidak mungkin seorang diri. Maka, perlu adanya pembersihan di MK agar bersih dari suap dan menjadi tugas bagi ketua yang baru.


     "Hamdan harus Independen dan tidak dalam tekanan dalam penyelesaian sengketa Pilkada. Sebab Hamdan pernah satu panel selama tiga tahun bersama Akil maka harus buktikan kepercayaan publik terhadap putusannya. Apalagi Hamdan itu memiliki latar belakang partai politik," tukasnya.


   Refly mengatakan, dalam analisisnya terhadap Pilkada Kota Tangerang, terdapat lima modus operandi dalam penyelesaian sengketa Pilkada Kota Tangerang.


    Modus tersebut yakni melakukan pemerasan terhadap calon yang menang, membuat pemenang menjadi paranoid terhadap jalannya sidang yang lama, panel hakim sudah membuat keputusan terhadap kasus ini namun ingin membuat takut calon pemenang, membalikan keadaan dari calon yang menang menjadi kalah serta adanya sistem paket dalam sengketa pilkada ini.

   Semestinya, MK bisa memutus perkara ini sesuai penetapan KPU. Karena, perolehan suara antara pemenang dan penggugat sangat jauh. Lalu  masalah yang dibahas pun tidak mempengaruhi hasil.


   Sebab, MK memiliki patokan dalam memutus perkara. Walaupun dalam Pilkada tersebut ada hal - hal yang bermasalah. "Namun saya melihat patokan MK dalam penyelesaian Pilkada tidak digunakan dalam sengketa Pilkada Kota Tangerang," katanya.


    Namun, kondisi yang ada saat ini yakni MK menggantung kasus ini tanpa adanya kejelasan inti penyelesaian. "MK itu melakukan pembuktian namun hal itu dijadikan MK untuk menggantung keputusan tanpa kejelasan," ujarnya.
TagsPilkada
NASIONAL
Program Makan Bergizi Gratis Diusulkan Setop Sementara Saat Libur Sekolah

Program Makan Bergizi Gratis Diusulkan Setop Sementara Saat Libur Sekolah

Senin, 15 Juni 2026 | 03:35

Komisi IX DPR RI mengusulkan agar pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dihentikan sementara selama masa libur sekolah yang dijadwalkan berlangsung pada 29 Juni hingga 10 Juli 2026.

BANTEN
Start dari Cilegon, 30 Motor Listrik Buktikan Mampu Tempuh Rute Sejauh 1.200 Km ke Bali 

Start dari Cilegon, 30 Motor Listrik Buktikan Mampu Tempuh Rute Sejauh 1.200 Km ke Bali 

Senin, 15 Juni 2026 | 11:19

Sebanyak 30 pengendara motor listrik memulai perjalanan lintas pulau sejauh sekitar 1.200 kilometer dari Cilegon, Banten menuju Singaraja, Bali, Minggu, 14 Juni 2026.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

PROPERTI
The Floritz Gallery Jadi Peluang Bisnis Menjanjikan di Asthara Skyfront City

The Floritz Gallery Jadi Peluang Bisnis Menjanjikan di Asthara Skyfront City

Kamis, 11 Juni 2026 | 19:47

Asthara Skyfront City membuka peluang bisnis baru bagi investor dan pelaku usaha melalui peluncuran The Floritz Gallery.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill